Breaking News
Home >> Samarinda >> Dispenda Sasar Warung Angkringan untuk Bayar Pajak

Dispenda Sasar Warung Angkringan untuk Bayar Pajak

SAMARINDA – Untuk meningkatan pendapatan daerah, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Samarinda kini gencar mencari sumber yang berpotensi untuk menyumbang pajak tersebut. Sektor yang dibidik saat ini adalah usaha rumah makan mengingat di Kota Tepian saat ini hampir disetiap sudut kota ada penjual makanan termasuk angkringan, kuliner sederhana yang biasa menggunakan gerobak.
Angkringan inilah yang jadi salah satu sumber mendapatkan anggaran bagi pemerintah seperti yang disampaikan Kepala Dispenda Hermanus Barus Selasa (22/11) kemarin kepada media ini. “”Angkringan yang biasanya berjualan malam harusnya ikut menyumbang pajak seperti juga rumah makan lainnya yang sudah ada,” sebut Hermanus.
Beberapa tempat makan yang baru saja berdiri namun memiliki pelanggan yang cukup pesat, di seputaran Jalan M Yamin. “Untuk di M Yamin itu kan banyak yang buka, makanya kami sasar kesana untuk mengingatkan mereka agar membayar pajak. Beberapa yang telah terdaftar dalam NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) daerah Kafe 777, Gigs Bar dan Mas Tumin. Kami harapkan beberapa tempat makan lainnya juga bisa membayar pajak, meskipun nantinya akan membebankan konsumen,” jelasnya.
Namun menurut Hermanus, pajak yang telah ditetapkan hanya 10 persen, sehingga pihaknya menilai masih dalam harga yang normal. “Saya rasa harga naik sedikit saja, masyarakat disini masih mampu saja membeli makanan. Apalagi memang makanan itu sudah menjadi kebutuhan,” kata Hermanus lagi.
Terpisah, Kasi Pendataan dan Pendaftaran Dispenda Abdul Azis menyebutkan sedikitnya ada 400 warung makanan yang tersebar disetiap wilayah Samarinda. “Untuk angkringan masih sulit mendeteksi kecuali dibeberapa wilayah yang memang banyak pengunjungnya,” ujar Azis. “Kami pun sudah mengingatkan agar pemilik angkringan bisa menyumbang pajak daerah apalagi bagi yang sudah memiliki banyak pelanggan,” imbuh Azis. (ms315)