Dituduh Mencuri Burung, Risqi Dibacok Tetangga


korankaltim
korankaltim
2017-05-19 08:00:21
JAKARTA - Seorang laki-laki berinisial AP alias BK (29) ditangkap Polsek Palmerah, Polres Metro Jakarta Barat, karena membacok Risqi A (20) di Jalan Kota Bambu Utara II, Palmerah, Jakarta Barat.

Kapolsek Palmerah Kompol Armunanto Hutahaean menjelaskan awal mula pembacokan tersebut, berawal sewaktu korban sedang berada di dalam rumah tiba-tiba pelaku datang kerumah korban. Kemudian pelaku mengajak korban keluar dan menuduh korban mencuri burung milik pelaku. Korban tidak mengakuinya karena dia tidak merasa melakukan pencurian tersebut.

“Pelaku menuduh korban mencuri burung miliknya, tapi korban mengatakan tidak mencurinya,” ujar Armunanto, Kamis (18/5/2017).

Dia menambahkan, korban pun tidak mengaku telah mencuri burung milik pelaku. Karena kesal, pelaku kemudian pulang dan balik lagi ke rumah korban. Tanpa basa basi, pelaku langsung membacok korban dengan golok.

“Karena dia kesal, dia langsung membacok korban dengan golok,” tuturnya.

Setelah melakukan pembacokan kepada korban, dia langsung melarikan diri. Tak lama, anggota Polsek Palmerah mendapatkan laporan dari seorang warga atas kejadian tersebut.

Anggota unit Buser Reskrim Polsek Palmerah langsung menuju ke lokasi. Setibanya di lokasi, korban langsung di larikan ke Rumah Sakit Pelni, Slipi, Jakarta Barat.

Selang beberapa hari, anggota unit buser Reskrim Polsek Palmerah kembali mendapatkan informasi bahwa pelaku akan kembali menyerang ke daerah Pasar Cemong, Kota Bambu Utara. Sesampai di lokasi, tim buser melihat sudah terjadi keributan antar pelaku dan warga. Akibat keributan itu, pelaku terluka kena benda tajam dan berobat ke RS Pelni.

“Pelaku terkena senjata tajam, langsung sama anggota dibawa ke RS Pelni. Setelah selesai pengobatan, pelaku langsung diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHP Tentang Penganiayaan. Barang bukti yang diamankan berupa visum et revertum luka, sedangkan golok yang digunakan membacok korban hingga kini masih dalam pencarian. (okz)

loading...

baca LAINNYA