Dipublish: 16 Juni 2013, 23:28

DKPP Tingkatkan Operasi Kebersihan

BALIKPAPAN- Dengan makin meningkatnya pertumbuhan penduduk di Kota Beriman, tidak dipungkiri, bahwa intensitas jumlah sampah juga meningkat. Hal itu membuat Pemkot harus bekerja keras untuk mempertahankan kebersihan kota.
“Kita akan selalu melakukan inovasi terutama pada pemanfaatan sampah, sehingga sampah yang tadinya dianggap tidak berguna kini bisa sebaliknya,” papar Sekretaris Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Balikpapan Astani, baru-baru ini.
Dia meyakini, bahwa pemanfaatan sampah di lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Manggar yang menghasilkan gas metan sudah maksimal dan terbukti bermanfaat. Kedepan gas metan tersebut juga dapat diolah untuk dapat menghasilkan listrik. Astani juga mengharapkan kerja sama dengan pihak terkait seperti perusahaan dan perhotelan untuk dapat diarahkan mengelola dan memanfaatkan gas metan.
“Kita sedang mengupayakan hal tersebut, selain sampah dari masyarakat, jumlah sampah juga didominasi oleh sampah industry seperti perusahaan dan perhotelan, sehingga ketika perusahaan dan perhotelan bisa memanfaatkan sampah tersebut tentunya sampah yang terbuang ke TPA Manggar akan jauh berkurang,” ungkapnya.
Dikatakan Astani, bahwa perlu adanya rasa konsisten dan komitmen sehingga dalam pengelolaan sampah tersebut dapat berjalan dengan baik.” Yakinlah ketika persoalan sampah dapat tertangani dengan baik, kwalitas hidup masyarakat juga menjadi sehat tentunya,” tuturnya.
Astani menyebutkan jika hidup bersih sudah tertanam menjadi budaya, maka untuk mempertahankan gelar Adipura Kencana tidaklah sulit. Untuk diketahui bahwa aturan mengenai kebersihan sudah termaktub dalam Perda Nomor 10 tahun 2004 tentang pengelolaan persampahan, sehingga diharapkan masyarakat Madinatul Iman dapat mentaatinya.
“Syaratnya gampang sebetulnya masyarakat tidak usah susah-susah, ikuti aturan mainnya saja waktu untuk membuang sampah dari jam 6 sore sampai jam 6 pagi.” Imbuhnya.
DKPP Kota Balikpapan juga akan meningkatkan operasi kebersihan sebagai bentuk memberikan efek jera kepada oknum warga yang tidak mentaati aturan untuk menjaga kebersihan, selain itu satuan tugas (Satgas) kebersihan juga akan berpatroli dan mengambil sampah di titik-titik tempat pembuangan sampah. (yud513)

Bagikan Berita Ini

  • Facebook
  • Twitter
  • Blogger