Home >> Kutai Kartanegara >> DPRD Beri Sinyal Setujui Pinjaman ke SMI

DPRD Beri Sinyal Setujui Pinjaman ke SMI

Saleh: Tidak Bisa Dihindari

TENGGARONG – DPRD Kutai Kartanegara belum membahas persoalan pinja-man dana sebesar Rp950 miliar yang akan dilakukan Pemkab Kukar ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Namun begitu, DPRD mem-berikan lampu hijau asalkan pinjaman itu didasari untuk kepentingan rakyat.
“Belum ada pembahasan di DPRD,” kata Ketua DPRD Kukar Salehuddin usai menghadiri kegiatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-52 di Dinas Kesehatan Kukar, kemarin.
Menurut Saleh, legislatif kemungkinan akan menyetujui rencana itu karena alasan peminjaman dana ke perusahaan pembi-ayaan di bawah naungan Kementerian Keuangan tersebut benar-benar untuk kepentingan rakyat, yakni untuk membangun jalan penghubung Jem-batan Pela ke Kecamatan Muara Wis dan Muara Muntai.
“Pinjaman dana tersebut murni untuk pembangunan infrastruktur, tidak boleh diperuntukan untuk yang lain, seperti bayar gaji pegawai,” jelasnya.
Berdasarkan informasi, lanjut Saleh, bunga pinjaman tersebut tergolong ringan dan skema pembayaran tidak membe-ratkan.
“Jika pinjaman dicairkan 2017 dan baru habis di-pergunakan 2019, maka pembayaran utang dimulai pada 2019. Tapi untuk lebih jelasnya DPRD akan melihat skema saat pemkab me-ngajukan permohonan per-setujuan kepada DPRD,” papar Ketua AMPI Kukar ini.
Saleh mengakui, pinjaman ke PT SMI tidak bisa dihindari di saat Pemkab Kukar mengalami defisit anggaran.
“Kita memahami kondisi yang dialami Pemkab Kukar, sehingga mengharuskan mengambil kebijakan berutang untuk membiayai pembangunan,” jelasnya.
Sementara itu, Sekkab Kukar Marli mengatakan, pemkab masih menunggu surat resmi dari PT SMI kendati pinjaman itu telah disetujui.
“Jika terbit surat resmi dari PT SMI maka akan ajukan persetujuan utang tersebut ke DPRD Kukar. Jangka waktu pengembalian direncanakan hingga delapan tahun,” jelasnya. (ran415)