Dua Perempuan Dicokok Usai Beli Sabu-sabu

0
1
foto: sardiman/koran kaltim Narkoba: Dua perempuan ini baru saja ditangkap polisi kepemilikan sabu-sabu. Mereka di tangkap di sebuah kos di bilangan JL Arif Rahaman Hakim Samarinda.

SAMARINDA – Putri Maharani (21) dan Ani (30) tidak bisa berkutik saat digerebek petugas Satuan Resnarkoba Polresta Samarida, Minggu (16/10) sekitar Pukul 02.00 Wita. Keduanya ditangkap di kamar kos yang selama ini tinggali Putri, Jalan Arif Rahman Hakim, Samarinda Ilir. Polisi menggerebek ketika Putri baru saja datang membeli sabu-sabu.
“Informasinya, sabu-sabu tersebut baru dibeli dan telah dibagi dalam dua poket,” kata Kanit Opnal Satresnarkoba Polresta Samarinda, Ipda Edy Susanto, kemarin.
Kedatangan polisi membuat Putri kalangkabut dan kehilangan cara menghindar. Ia sempat membuang dua poket serbuk menyerupai kristal putih seberat 1,82 gram itu ke lantai. Selain 2 poket sabu-sabu, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya berupa dua pipet kaca, 1 sendok penakar dan sebuah bong.
Edy melanjutkan, belum diketahui apakah serbuk mematikan itu akan dugunakan oleh Putri dan Ani atau untuk dijual. “Yang jelas sabu-sabu tersebut baru dibeli, itu belum sempat digunakan,” ujar Edy.
Ditemui di Mapolresta Samarinda, Putri berdalih hanya disuruh seorang rekannya membeli sabu-sabu dengan upah Rp20 ribu. Karena perlu uang membeli susu anaknya, kemudian ia beranikan diri membelinya. “Harga sabunya Rp300 ribu, saya beli di Pasar Segiri,” ujar janda satu anak itu.
Namun, upah yang dijanjikan belum diterima, Putri malah lebih dulu ditangkap polisi. “Rencananya uangnya untuk beli susu anak saya yang berusia 4 bulan,” ujarnya.
Saat ini, kedua perempuan tersebut menjalani pemeriksaan di Mapolresta Samarinda. (dor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here