Home >> Hukum & Kriminal >> Edarkan Narkoba, Penjaga Tower Diringkus
foto: ISTIMewa/koran kaltim Edarkan Narkoba: Polisi mengamankan dua pria yang diduga bandar sabu-sabu di Karangan, Kutim.

Edarkan Narkoba, Penjaga Tower Diringkus

SANGATTA – Unit Opsnal Polsek Sangkulirang, berhasil membekuk pengedar sabu-sabu, Am (57) seorang penjaga tower telkomsel, warga Desa Pengadan, Kecamatan Karangan, pekan lalu. Dari tangannya polisi mengamankan 13 poket sabu-sabu seberat 3,74 gram (gr).
Kapolres Kutim AKBP Rino Eko didampingi Kapolsek Sangkulirang AKP Sujarwo dan Kasat Reskoba Iptu Abdul Rauf menjelaskan terungkapnya kasus ini setelah polisi menindaklanjuti laporan warga di RT 08, Desa Pengadan sering dijadikan tempat transaksi narkoba.
Selanjutnya dipimpin Kapolsek Sangkulirang AKP Sujarwo mendatangi rumah Am dan langsung menggeledah.
“Dari rumah Am, kita mendapatkan 13 poket sabu-sabu yang disimpan di saku celana kiri,” kata Rauf, Minggu (16/10) kemarin.
Turut disita uang tunai senilai Rp 500 ribu di saku celana kanan tersangka yang bekerja sebagai penjaga tower Telkomsel. Polisi kembali menemukan uang tunai Rp10 juta yang ditemukan tas kecil warna hitam di dalam kamarnya.
“Am mengakui uang itu hasil penjualan narkoba. Dan saat ini, tersangka masih kami periksa intensif,” kata Rauf.
Di hari yang sama, polisi kembali menerima informasi peredaran narkoba. Setelah diselidiki, Polsek Sangkulirang menciduk pengedar berinisial Fr (32) warga Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Sangatta Utara, Kutim.
“Dari hasil pengeledahan di tempat Fr, kami mendapatkan sabu-sabu 14 poket seberat 12,50 gr. Barang haram itu disimpan dalam tempat bekas lulur, kemudian dua poket lagi ditemukan di dalam lampu emergency. Kami juga menyita uang Rp1,2 juta hasil penjualan sabu,” katanya.
Hasil penelusurannya, kedua tersangka mengaku mendapatkan barang tersebut dari seorang bandar narkoba di Kota Samarinda. “Kasusnya ini masih terus kami kembangkan untuk mengungkap asal muasal narkoba itu,” kata dia. (sab)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*