Breaking News
Home >> Balikpapan >> Ekonomi Lesu, Sektor UMKM Malah Tumbuh 14 Persen

Ekonomi Lesu, Sektor UMKM Malah Tumbuh 14 Persen

BALIKPAPAN – Meski kondisi ekonomi tahun ini belum juga membaik, namun pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Balikpapan mengalami pertumbuhan yang cukup menggembirakan.
Bahkan dalam kurun waktu 10 tahun, UMKM tumbuh sebesar 14 persen. Hal ini didasarkan data hasil sensus ekonomi pada Mei 2016 yang dilakukan Badan Statistik Balikpapan.
Kepala Badan Pusat Statistik Balikpapan, Nur Wahid menyebutkan jumlah sektor usaha yang disensus ekonomi pada Mei mencapai 57 ribu sektor usaha, kecuali sektor pertanian. Sebelumnya, data BPS untuk jumlah UMKM di Balikpapan sekitar 50 ribu usaha. “Berdasarkan data 10 tahun lalu ada 50 ribu sektor usaha. Tahun ini saat melakukan ada 57 ribu, artinya ada pertumbuhan sektor usaha sebesar 14 persen dan ini kabar baik di tengah ekonomi daerah yang lesu,” terangnya, Jumat (7/10).
Namun, pihaknya belum dapat merinci lebih jauh sektor usaha yang berkembang dan pertumbuhannya karena BPS Balikpapan masih dalam tahap rekapitulasi. Direcanakan selesai pada awal tahun 2017. “Targetnya tahap rekapitulasi sensus ekonomi ini selesai Januari 2017,” sebutnya.
Dia menyebutkan wilayah Balikpapan yang banyak mengalami perubahan signifikan pada kegiatan ekonomi ada di semua wilayah terutama dari yang dulunya pinggiran seperti Balikpapan Utara, dan timur. “Dari sensus yang dilakukan tercatat mayoritas sektor usaha perdagangan dan dari beberapa kecamatan yang mengalami pertumbuhan pesat yakni di Utara, Timur, Selatan dan Kota,” sebutnya.
Pada Sensus Ekonomi yang melibat ribuan petugas dari BPS ini, lanjut Nur Wahid, kesadaran masyarakat dalam ikut berpatisipasi sensus ekonomi juga tinggi. Mereka diterima baik oleh masyarakat. “Bahkan data yang diminta petugas dalam melakukan pendataan sensus ekonomi juga direspon dengan baik. Petugas tidak banyak menemukan hambatan,” tukasnya.
Hanya saja, pihaknya belum dapat merinci lebih jauh sektor usahanya dan pertumbuhannya karena kini masih dalam tahap rekapitulasi. “Targetnya tahap rekapitulasi sensus ekonomi ini selesai Januari 2017,” tukasnya. (din)