Eksplorasi Wisata Berau Lewat Fotografi


korankaltim
korankaltim
2016-10-08 05:00:56
TANJUNG REDEB - Bertempat di halaman Kantor Bupati Berau, Jum'at (7/10) sebanyak 40 peserta Derawan Race fotografi dilepas oleh Bupati Berau Muharram. Dia menyinggung soal bagaimana cara mengenalkan wisata yang efisien, yakni melalui media sosial juga dari mulut ke mulut.

Muharram menilai sosialisasi lewat media sosial sangat efektif. Bisa saja melalui fotografi, objek wisata di Berau bakal lebih terkenal. Media sosial termasuk media konservatif bisa membuat siapa saja semakin terkenal, salah satu contoh yakni kasus Dimas Kanjeng yang memiliki pengikut hingga ribuan.

"Kalau Dimas Kanjeng yang tidak pasti saja bisa memiliki ribuan pengikut, kenapa kita tidak bisa juga, padahal wisata di Berau itu nyata dan riil," ujarnya dalam sambutannya.

Seluruh peserta yang hadir terdapat peserta terjauh yakni dari Papua pada even ini. Muharram menyampaikan expose wisata Berau merupakan kesempatan langka. Oleh karenanya Muharram meminta seluruh peserta memaksimalkan kemampuan untuk menghasilkan karya fotografi yang bisa membuat penilai berdecak kagum.

"Tadi saya juga dengar katanya ada salah satu peserta yang datang dari Papua, nah ini kan kesempatan emas buat kita, untuk lebih mengenal kan wisata Berau," lanjutnya.

Sementara Ketua Pelaksana, Mardiatul Idalisa mengatakan selain melalui fotografi juga media massa, turut diundang para agen travel di seluruh Indonesia untuk bekerja sama mempro-mosikan wisata Kabupaten Berau.

"Dengan bekerja sama dengan para agen travel ini tentu akan semakin mem-permudah kami dalam mempromosikan wisata kita, dan juga bisa saling bertukar informasi tentang wisata di daerah masing-masing, dan membuat paket wisata," katanya.

Terpisah, Riki salah seorang peserta Derawan Race Photography asal Samarinda mengaku ini baru kali pertama dirinya menginjakkan kaki ke Pulau Derawan dan telah disambut dua Penyu sisik yang berenang di bawah jembatan penyeberangan.

"Sumpah keren mas, saya baru pertama kali kesini," ujarnya kepada media ini.

Namun Riki mengaku kecewa dengan panitia, pasalnya event dan lokasi sebagus ini kurang promosi sehingga banyak yang tidak tahu. "Kalau bisa promosinya lebih lagi, jadi banyak fotografer luar yang bisa ikut," pungkasnya.

Sementara itu, Derawan Race Photography ini akan di gelar selama tiga hari yakni Tanggal 8,9 serta10 September dengan menyajikan berbagai konsep, mulai model hingga pemandangan dan juga underwater. (mh216)

baca LAINNYA