Lagi, Empat Bocah Ditangkap ‘Ngelem’


korankaltim
korankaltim
2016-10-12 05:00:57
SAMARINDA - Seolah tak jera, lagi-lagi polisi menangkap bocah yang mabuk dengan menghisap aroma lem Rajawali. Kali ini sebanyak empat anak dibawah umur ditangkap petugas Polsekta Samarinda Ilir saat sedang asik ‘ngelem’ di pinggiran Sungai Karang Mumus, Jalan Jelawat, Samarinda Ilir, Senin (10/10) sekitar Pukul 23.00 Wita.

Informasi yang dihimpun media ini, aktifitas anak-anak yang kerap menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat menghirup udara lem secara bersama-sama, membuat warga sekitar gerah dan melapor ke polisi. “Setelah dicek langsung ke lokasi yang dimaksud, ternyata benar ada beberapa bocah sedang ngelem,” kata seorang polisi yang ikut mengamankan.

Kedatangan polisi tak membuat para bocah melarikan diri, mereka hanya pasrah dan diangkut ke mobil patroli. Polisi yang menyisir sekitar lokasi menemukan barang bukti berupa plastik bening berisikan sisa-sisa lem dan juga kaleng lem yang isinya sudah hampir habis dihisap oleh anak-anak tersebut. Barang bukti serta 4 bocah itu dibawa ke kantor polisi di Jalan Bhayangkara, untuk di data.

Dikantor polisi, terkuak jika 2 dari empat pengguna lem tersebut masih berstatus pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Samarinda. Mereka mengaku membeli lem kalengan dari hasil patungan. Bahkan, si penjual lem juga menyiapkan plastik bening kepada bocah tersebut. “Harganya sekaleng lem Rp9 ribu, itu sudah sama plastiknya,” ujar Ga (16), pelajar kelas 2 SMP.

Ga mengaku membeli lem dari hasil menyisihkan sebagian uang jajannya. Dihadapan polisi, 4 bocah itu berjanji tak melakukan perbuatannya lagi. (dor)

baca LAINNYA