Breaking News
Home >> Olahraga Daerah >> Empat Pegulat Kaltim Masuk Pelatnas
PELATNAS : Berdasarkan hasil PON XIX 2016 di Jawa Barat, empat pegulat Kaltim masuk pelatnas karena di kelas mereka berhasil menjadi juara.
PELATNAS : Berdasarkan hasil PON XIX 2016 di Jawa Barat, empat pegulat Kaltim masuk pelatnas karena di kelas mereka berhasil menjadi juara.

Empat Pegulat Kaltim Masuk Pelatnas

Seleksi dari PON XIX Jabar, Masih Tunggu SK dari PB

SAMARINDA – Berdasarkan hasil PON XIX 2016 Jabar, empat pegulat Bumi Etam dipastikan mewakili Indonesia di ajang Asian Games 2018 mendatang di Jakarta.
Mereka adalah M Aliansyah (66kg) gaya grigo putra, Eko Roni (57kg) gaya bebas putra, Hamka (61kg) gaya bebas putra dan Dewi Ulfa (55kg) gaya bebas putri. Sedangkan 8 atlet lainnya diwakili 2 pegulat dari Jawa Barat, Kalimantan Selatan 4 atlet, 1 Jatim dan 1 Banten.
Tetapi, hingga saat ini surat keputusan (SK) belum diajukan kepada pihak Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima). Seharusnya terakhir pengajuan SK tersebut pada Oktober kemarin. Menurut Buyamin, Pelatih Gulat Kaltim karena dari pihak Jabar ini hanya 2 atlet yang masuk dalam pelatnas.
“Karena 2 atlet itulah makanya sampai sekarang SK yang baru ini belum diserahkan ke prima, oleh PB nah yang menjabat Binpres PB itu dari Jabar, sehingga belum ada diusulkan,” ucapnya.
Lebih lanjut dijelaskannya, pihak Satlak Prima memang sudah menginformasikan wewenang tersebut ada di PB. Tetapi untuk kelas-kelas yang dipertandingkan di Asian Games nanti dari prima yang menentukan.
“Dan untuk 4 atlet kami ini wajib masuk pelatnas, karena dari hasil PON kemarin mereka juara dikelasnya, jadi ya tidak bisa lagi digeser, masa 2 pegulat kami mau diganti dengan yang kelasnya berbeda kan tidak mungkin, nah kalau mereka sampai ganggu kami akan protes,” ungkapnya.
Tambah Buyamin, yang jelas selama 4 atletnya tersebut tidak diganggu gugat tidak masalah, karena honor atlet tetap berjalan sesuai dengan SK lama dan itu ada 6 atlet Bumi Etam yang masuk dalam pelatnas. “Tapi, secara administrasi sesuai SK lama 6 atlet kami yang sebelumnya sudah pelatnas uang saku tetap jalan,” pungkasnya. (rgn)