Empat Program Terus Dioptimalkan
Memasuki Usia 11 Tahun,
PENAJAM – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang ditahun 2013 ini telah memasuki usia ke 11 tahun jatuh tepat Senin 11 Maret, Pemkab PPU terus mengoptimalkan empat program prioritasnya dan berbagai kebijakan program pembangunan. Demikian diungkapkan, Bupati PPU, H Andi Harahap S.Sos, kepada Koran Kaltim baru baru lalu.
Ia mengakui, empat program skala prioritas yang selama ini menjadi kebutuhan seluruh masyarakat yakni biaya pendidikan gratis, pelayanan kesehatan gratis, air bersih serta jaringan listrik belum sepenuhnya menjangkau ke seluruh pelosok masyarakat yang tinggal di desa dan kelurahan.
“Empat program skala prioritas, pendidikan gratis, kesehatan gratis, air bersih dan listrik memang belum seratus persen terpenuhi hingga ke pelosok masyarakat desa dan kelurahan. Namun, harus pula diakui empat program itu selama empat tahun berjalan ini sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,”ujarnya.
Diterangkannya, pada bidang pendidikan, program strategis yang dilakukannya sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah ini, adalah pembebasan biaya sekolah atau sekolah gratis mulai dari Sekolah Dasar sampai Sekolah Lanjutan Tingkat Atas. Dan alhamdulillah, program ini terus berkembang kearah yang menggembirakan, diharapkan melalui dukungan semua pihak, program pendidikan gratis ini akan terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.
“Dampak yang kita harapkan dari pembebasan biaya sekolah ini adalah meningkatnya minat sekolah generasi muda kita. Selain program di atas, secara simultan, setiap tahun telah dilakukan kegiatan pekerjaan unit sekolah baru, ruang kelas baru, peningkatan dan rehabilitasi gedung sekolah, yang didukung dengan pengadaan peralatan sekolah dan peningkatan mutu guru baik melalui pendidikan formal, pendidikan dan latihan serta penataran – penataran kejuruan. Demikian pula peningkatan kompetensi guru terus dilakukan, baik melalui pendidikan dan pelatihan maupun dengan penataran. Guna lebih meringankan beban masyarakat, pihaknya juga berencana memprogramkan seragam sekolah gratis bagi seluruh pelajar di PPU ini,”tandasnya.
Ia menambahkan, disamping pembangunan pendidikan, pembangunan bidang kesehatan mutlak dilakukan pula dalam upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Untuk itu, Pemkab telah melaksanakan program peningkatan pelayanan kesehatan dengan membangun sarana dan prasarana kesehatan secara bertahap dan berkesinambungan, yang diaplikasikan dalam wujud peningkatan gedung dan fasilitas peralatan Rumah Sakit Umum Daerah, peningkatan dan rehabilitasi puskesmas rawat inap, puskesmas dan puskesmas pembantu yang ada.
Dituturkannya, sejak tahun 2008 Pemkab PPU telah membuat kebijakan pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat berupa program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Program ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian Pemkab terhadap peningkatan kesehatan masyarakat. Jamkesda sebagai unggulan program kesehatan, telah mampu menggerakan kebersamaan masyarakat menjadi pesertanya. Keuntungan dari Jamkesda ini, masyarakat mendapatkan biaya gratis perawatan kelas tiga, baik dirumah RSUD PPU maupun rumah sakit rujukan yang menjadi mitra kerja Pemkab selama ini.
Dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan yang optimal maupun dalam rangka meningkatkan kualitas SDM, tambahnya, saat ini Pemkab telah menjalin kemitraan dengan beberapa rumah sakit, yaitu Rumah Sakit Kanuyoso DJatiwibowo (RSKD) Balikpapan, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta, dan baru- baru ini dengan Rumah Sakit Muwardi Solo. Ditahun 2011 lalu Pemkab juga telah membentuk Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Jamkesda, juga telah merubah status lima Puskesmas menjadi UPTD. Dengan perubahan status tersebut, diharapkan Puskesmas dapat lebih memiliki kemandirian dalam mengelola keuangan, yang berimbas pada peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan gratis tersebut, saya juga memprogramkan kartu sehat untuk seluruh masyarakat yang telah memiliki KTP PPU, sehingga dapat lebih mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan dengan hanya menuju kartu sehat sudah bisa mendapatkan pelayanan gratis di RSUD, Puskesmas atau RS yang telah menjadi mitra Pemkab,”tandas Andi.
Selain program Jamkesda dan pendidikan gratis , ungkapnya, Pemkab juga terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar bagi masyarakat, seperti air bersih dan listrik yang merupakan dua dari empat program prioritas pembangunan yang diusungnya, disamping pelayanan kesehatan gratis dan pendidikan gratis.
Menurutnya, program air bersih dan listrik empat tahun lebih ini sudah ada peningkatan. Begitu pula, dengan program-program lain seperti ekonomi kerakyatan yang berbasis agroindustri dan agrobisnis. Mengingat wilayah kabupaten ini begitu luas dan memiliki potensi SDA yang sangat menjanjikan, maka pihaknya memetakan wilayah PPU ini menjadi beberapa bidang pembangunan. (nav/adv).





