Home >> Headline >> Empat Rumah Ambruk, 12 Motor Tertimbun
MUSIBAH LAGI: Kondisi rumah warga di kawasan Jalan Suwandi RT 22 dan 23, Gunung Kelua usai ditimpa longsor, Ahad (27/11) petang kemarin. Tak ada korban jiwa, namun, 4 rumah dan 12 sepeda motor milik warga rusak dan tertimbun longsor.
MUSIBAH LAGI: Kondisi rumah warga di kawasan Jalan Suwandi RT 22 dan 23, Gunung Kelua usai ditimpa longsor, Ahad (27/11) petang kemarin. Tak ada korban jiwa, namun, 4 rumah dan 12 sepeda motor milik warga rusak dan tertimbun longsor.

Empat Rumah Ambruk, 12 Motor Tertimbun

Musibah Longsor di RT 22 dan 23 Jalan Suwandi

SAMARINDA – Hujan deras disertai petir diduga jadi pemicu terjadinya musibah longsor kembali terjadi, Ahad (27/11) sekitar pukul 17.30 WITA di kawasan Jalan Suwandi, Blok B RT 22 dan 23, Kelurahan Gunung Kelua, Samarinda Ulu. Longsor membuat tiga rumah rusak berat serta 12 sepeda motor tertimbun tanah.
Saksi mata saat musibah terjadi, Mislika (40) mengaku mendengar suara retak terdengar sangat keras, saat Mislika (40) sedang memasak di dapur. “Saat kejadian, saya lagi masak di dapur, tiba-tiba dengar suara retak cukup keras. Saya lari keluar mendatangi suami kalau ada suara keras di dapur. Awalnya, suami anggap hanya canda, kemudian melihat ke belakang rumah. Ternyata, bagian tanah di bawah dapur kami sudah longsor,” kata Mislika warga RT 22 kepada Koran Kaltim, malam tadi.
Dia menjelaskan, hingga kini dia mengaku masih gemetar atas peristiwa dialami dan memilih bergegas pindahkan barang-barang yang ada ke lokasi yang lebih aman. “Jelas gemetar sampai sekarang, kami langsung pindahkan barang yang bisa dievakuasi ke lokasi lebih aman,” ungkapnya
Sementara itu, korban lain siswa SMKN 5 Samarinda yang enggan sebut nama menyebut sepeda motor merek Scoopy miliknya ikut terkubur dalam longsor tersebut. “Motor saya terkubur juga. Tidak tahu bagaimana bentuknya. Saya parker di bawah jemuran,” katanya.
Bidang Tanggap Darurat dan Evakuasi, Pengelola Data Kebencanaan BPBD Samarinda, Nanang Arifin menjelaskan, tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namunu 3 kepala keluarga dengan 14 jiwa alami kerugian materi, karena 4 rumah rusak, 12 unit sepeda motor tertimbun longsor. Upaya BPBD Samarinda berikan bantuan evakuasi dan pendataan.
“Untuk evakuasi, kami akan koordinasi ke pihak terkait. Rencananya, besok (hari ini) pukul 09.00 WITA. Kami ingatkan semua pihak, saat musim hujan selalu waspada longsor dan banjir di Samarinda,” pesan Nanang. (man)