Lagi, Enam Bocah Samarinda Digerebek Usai ‘Ngelem’

0
3
Bocah Ngelem: Para orangtua bocah yang ditangkap saat ngelem mendaptangi Polsek Palaran diminta memperhatikan perilaku anaknya. foto insert: Enam bocah di Palaran tertangkap saat sedang mabuk usai ngelem di salah satu bangunan kosong.

Digerbek Disebuah Bangunan Kosong di Palaran

SAMARINDA – Sebuah bangunan bekas mess salah salah satu perusahaan kayu lapis di Jalan Durian, Rt 5 Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, diduga kerap menjadi tempat puluhan remaja mabuk dengan menghirups gas dari lem. Aktifitas anak-anak itu pun membuat warga sekitar resah, terlebih mereka ngumpul hinggal larut malam.
Menerima keluhan warga, Sabtu (08/10) sejumlah polisi mendatangi bangunan tersebut. “Penggerebekan merupakan bentuk tindak lanjut dari laporan masyarakat. Diduga lokasi itu memang kerap dijadikan tempat pesta lem sehingga masyarakat resah dan melapor,” kata Wakapolsekta Palaran, AKP Agus Setyo D.
Sekitar pukul 23.00 Wita beberapa polisi berpakain dinas tiba di lokasi dimaksud. Benar saja, saat itu, puluhan bocah tengah berkumpul. Namun, kedatangan petugas sempat diketahui sehinga mereka berlarian menghindari tangkapan polisi.
Sempat kejar-kejaran antara polisi dan para bocah tadi. Hasilnya, 6 orang berhasil diamankan, 4 pria dan 2 perempuan. “Setelah di data, 4 orang yang diamakan itu ternyata masih berstatus pelajar,” beber Agus.
Polisi melakukan penyisiran di lokasi bengunan tersebut dan berhasil mengumpulkan beebrapa plastik bening yang diduga baru saja digunakan anak-anak tersebut untuk menghirup lem.
Untuk mendapatkan pembinaan, 6 bocah yang terjaring itu langsung dibawa ke Mapolsekta Palaran. Malam itu juga, orang tua mereka dipanggil dan diberikan pengarahan oleh Kapolsekta Palaran, AKP Andrias Nurcahyo Wibowo.
“Tidak boleh pulang dari Polsek sebelum orang tuanya menjemput karena orang tuanya juga diberikan arahan,” ujar Agus.
Mantan Kasubbag Humas Polresta Samarinda itu meminta kepada para orang tua yang memiliki anak remaja agar lebih memerhatikan pergaulan anaknya.
“Di Palaran ini, ada beberapa geng remaja. Imbauan buat para orang tua, ya anaknya diperhatikan, jangan sampai gabung sama anak-anak geng. Kalau sudah waktunya pulang, sebaiknya anaknya di cari,” tutur perwira polisi berpangkat balok 3 itu. (dor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here