Breaking News
Home >> Politik >> Enam Kader Golkar Patuhi Keputusan Partai
Adhigustiawarman
Adhigustiawarman

Enam Kader Golkar Patuhi Keputusan Partai

Tersingkirkan dari ‘Kabinet’ Gaffar, Fokus Kerja di Dewan

SAMARINDA – Alih-alih melakukan perlawanan setelah dipastikan terdepak dari kepengurusan Golkar Samarinda, sejumlah pentolan Golkar di Parlemen Kota Tepian malah memilih bersikap santai. Tersingkir dari kabinet yang dikomandoi Jafar Abdul Gafar untuk kali keduanya, dianggap justru mengurangi beban tugas sebagai kader partai.
Hilangnya enam anggota Fraksi Golkar Samarinda dalam deretan daftar pengurus, disebut-sebut bakal mem-pengaruhi kekuatan konsolidasi Golkar menghadapi serangkaian kompetisi politik dalam kurun waktu hingga tiga tahun kedepan. Betapa tidak, fokus di gedung Basuki Rahmat 1 sama saja mengurangi ruang gerak konsolidasi terhadap konstituen yang notabene kekuatan partai.
Sebagaimana diungkapkan salah seorang anggota Fraksi Golkar, Adhigustiawarman. Setelah megetahui dirinya turut ‘dibuang’ dari gerbong pengurus, tentu perannya sebagai kader dalam membangkitkan simpati masyarakat terhadap Golkar turut berdampak. Kekha-watiran sejumlah pihak atas kinerja partai ke masyarakat bisa tak maksimal bisa saja terjadi.
“Saya ini hanya pangkat prajurit, jadi kalau ‘jenderal’ tugaskan dimana pun saya siap, kita jalani. Kalau tidak masuk (pengurus) berarti saya disuruh fokus di DPRD. Toh beban saya juga ber-kurang, karena kalau saya jadi pengurus pastinya kan saya punya tugas,” kata Ketua Komisi III DPRD Samarinda itu kepada Koran Kaltim, kemarin.
Kader lainnya, Mashari Rais yang tak lain merupa-kan kolega Adhi di Komisi III juga tidak berkutik lantaran turut tercatat sebagai kader yang tak terakomodir. Ia hanya diharuskan memak-simalkan peran sebagai wakil rakyat di sisa masa tugasnya. ”Tidak ada masalah fokus mengabdi untuk rakyat dari gedung parlemen,” ungkapnya.
Tersiar kabar, terdepaknya Mashari Rais tidak terlepas dari manuver yang dilakukannya kala menggantikan Gafar sebagai Ketua Fraksi Golkar Samarinda beberapa waktu lalu. Sekali pun pada akhirnya ia kembali dilengserkan lantaran gerakan yang dilancarkan bertentangan dengan konstitusi partai.
Sebelumnya, lima legislator yakni Adhigustiawarman, Mashari Rais, Nano Sumarna, Andi Saharuddin dan Suharna dipastikan ‘masuk kotak’. Ketua DPRD Samarinda , Alphad Syarif lebih dulu diketahui tak bertengger dalam formasi susunan pengurus yang dibangun Gaffar. Hal itu diperkuat dengan penuturan Sekretaris Golkar Kaltim, Abdul Kadir belum lama ini.
Selain Gaffar sebagai nakhoda partai, dua anggota Fraksi Golkar Samarinda yang berhasil menembus Dewan Pengurus Harian (DPH) Golkar Samarinda, yaitu Syarifah Fitiria Alaydrus dan Muhammad Tahrir. “SK-nya sudah ada, hanya tiga yang terakomodir,” sebut Gaffar. (sof215)