Home >> Sportainment >> Final Ideal ATP Tour

Final Ideal ATP Tour

LONDON – Andy Murray dan Novak Djokovic dipastikan bentrok pada laga pemungkas Final ATP 2016 yang berlangsung di London, Inggris. Secara keseluruhan ini merupakan pertemuan ke-35 dan pertama kalinya perebutan peringat nomor satu dunia dipertaruhkan di pertandingan ini.
Murray melaju ke final usai mengalahkan Milos Raonic dengan 5-7, 7-6 (5), 7-6 (9). Dia saat ini dilabeli petenis terbaik dunia setelah mengudeta posisi Djokovic. Meski begitu, itu bukan hal yang mudah untuk mempertahankan statusnya tersebut mengingat lawannya merupakan langganan tampil di Final ATP dalam beberapa tahun terakhir ini.
“Kami hanya mendapatkan istirahat kurang dari satu hari tapi saya akan memberikan yang terbaik, mudah-mudahan itu cukup. Saya tidak tahu bagaimana perasaan saya ketika tiba di pertandingan nanti. Dari segi fisik, jelas tubuh agak sedikit sakit setelah mengarungi pertandingan yang panjang. Sehingga mental saya agak sedikit turun,” ungkap Murray seperti dikutip situs resmi ATP Minggu (20/11) kemarin.
Djokovic sendiri menyelesaikan tugasnya dengan sempurna setelah menyudahi perlawanan Nishikori dengan dua set langsung 6-1, 6-1. Jika menengok perjalanan kedua petenis selama tampil di turnamen ini, Djokovic jelas lebih diunggulkan ketimbang Murray. Pasalnya petenis Serbia itu hanya sekali kehilangan set di Final ATP, sedangkan petenis berambut kriwil sudah dua kali.
Rapor bagus Djokovic lainnya adalah ia benar-benar tampil dominan di O2 Arena dalam kurun waktu empat tahun terakhir ini. Total, ia sudah mengumpulkan 22 kali kemenangan dari 23 pertandingan di O2 Arena, dan sekarang ia akan mencoba merebut gelar kelima di Final ATP.
Mengenai rekor pertemuan Djokovic lebih unggul dari Murray. Unggulan kedua di turnamen itu sudah membukukan 24 kali kemenangan dan 10 kalah dari 34 pertemuan terakhir mereka. Ditambah, dia sudah memenangkan turnamen Final ATP sebanyak empat kali, termasuk tahun lalu (2008, 2012, 2013, 2014, 2015).
“Saya benar-benar istimewa bisa menjadi bagian dari sejarah pada hari Minggu. Kami sudah saling kenal selama bertahun-tahun, dan ini mungkin merupakan salah satu pertandingan terbesar yang pernah, jadi mari kita menikmatinya,” ungkap Djokovic (sdc/mar)