Breaking News
Home >> Headline >> FX Yapan: Tak Puas, Silakan Tempuh Jalur Hukum

FX Yapan: Tak Puas, Silakan Tempuh Jalur Hukum

Kisruh Tapal Batas Kaltim-Kalteng di Kubar

SENDAWAR – Pemkab Kutai Barat (Kubar) serius tanggapi kisruh tapal batas antara Kampung Besiq di Kecamatan Damai, Kubar, Kaltim dengan Desa Benangin di Kecamatan Teweh Timur, Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng). Bahkan, Pemkab Kubar telah menyurati dan menghadap Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak meminta segera selesaikan masalahan tapal batas tersebut. Kemudian mendesak Mendagri turun tangan selesaikan masalah tersebut.
“Kewenangan menentukan tapal batas ada di provinsi dan pusat. Aspek hukum dan administrasinya jelas dan sah. Ada kesepakatan bersama antara Kubar dan Barito Utara beberapa tahun silam yang difasilitasi Kemendagri,” kata FX Yapan, saat rapat kordinasi di lantai III kantor bupati Kubar, Selasa (4/10).
Yafan juga menambahkan, saat ini sekelompok kecil wawrga Kalteng menduduki area tapal batas di kawasan konsesi PKP2B PT Bharinto Ekatama (BEK). Yafan menyebut hal itu ulah oknum tidak bertanggungjawab.
“Merusak batas, pasang gapura masuk wilayah Kubar. Kalau pihak Kabupaten Barito Utara kurang puas dengan tapal batas yang ada, silakan tempuh jalur hukum,” tuturnya. Yapan menuturkan, guna pengamanan tapal batas yang sudah disepakati terdahulu antara dua provinsi, Pemkab Kubar akan membangun pos jaga tapal batas.
“Melibatkan Kodim 0912, Polres, Kejaksaan, Pengadilan dan Satpol PP. Saya imbau masyarakat di perbatasan bersabar dan tahan diri,” imbuhnya.
Sementara itu, Asisten I Setkab Kubar, Achmad Sofyan menambahkan, kesepakatan antara Pemkab Kubar dan Pemkab Barito Utara terdahulu yakni pelacakan tapal batas dengan memasang tiang pancang 10 pilar Penegasan Batas Daerah (PDB) lengkap dengan titik koordinat yang difasilitasi Kemendagri. “Kaltim pasang tiang pancang di titik genap, dan Kalteng memasang tiang pancang di titik ganjil. Tapi, Pemkab Barito Utara ingkari kesepakatan itu,” tambahnya. (imr)