Gedung BLK Sumbangan TEPI Kecil


korankaltim
korankaltim
2016-10-10 05:00:14
Tidak Sepadan dengan Keuntungan  Eksplorasi



TENGGARONG – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertans) Kutai Kartanegara, Assobirin kembali menyoroti keseriusan PT Total E&P Indonesie (TEPI) dalam memberdayakan masyarakat.

Jika sebelumnya Assobirin menyebut upaya TEPI mengajak para pemuda berwirausaha terlambat karena dilakukan di penghujung masa kontrak, kali ini Assobirin mengkritik gedung Balai Latihan Kerja (BLK) yang dibangun TEPI.

Assobirin menyebut, bangunan BLK itu terbilang kecil, tidak sepadan dengan apa yang sudah didapat TEPI selama bertahun-tahun mengeksplo-rasi migas di Kukar.

“Seharusnya TEPI bisa bangun lebih besar dari itu,” kata Assobirin didampingi Kasubag Pengusunan Program Sugiharto kepada Koran Kaltim, pekan tadi.

Menurutnya, BLK itu sudah termasuk workshop, sehingga hanya mampu menampung beberapa orang saja. Padahal BLK berperan besar dalam peningkatan kapasitas calon pekerja di wilayah pesisir.

“BLK Senipah selesai dibangun akhir Januari 2016 lalu tapi belum diresmikan oleh Bupati Kukar Rita Widyasari,” ujarnya.

Namun begitu, Disnaker-trans tetap akan memak-simalkan BLK itu. Saat ini, struktur pengelolaan sedang sertifikasi dalam proses.

“Kita akan berkoordinasi dengan Kemenakertrans dan Disnakertrans Kaltim agar nantinya bisa berbagi peran. Bagian mana yang bisa dikelola Disnakertrans Kukar, mana yang bisa dikerjakan Disnakertrans Kaltim, serta mana yang bisa dilakukan Kemenakertrans agar pengelolaan BLK itu semakin maksimal,” pungkasnya.

Sebelumnya, Assobirin menuding CSR yang disalurkan TEPI lebih banyak bantuan seremonial, seperti HUT Kemerdekaan RI, HUT desa, safari Ramadan, dan bantuan sarana dan prasarana olahraga. Bantuan ini efeknya sangat kecil dan tidak dalam jangka panjang.

“Kegiatan seremonial tidak mengu-rangi jumlah pengangguran, malah bertambah. Ironis sekali Kukar yang kaya SDA akan tetapi pengganggurannya semakin banyak. Tahun 2015 tercatat pengangguran mencapai 10,22 persen (71 ribu orang, Red), “ cetusnya.

Kata dia, hadirnya perusahaan itu di Kukar semestinya berdampak bagi kehidupan rakyat. (ran415)

loading...

baca LAINNYA