Kandungan Gizi Durian
Jumlah Per 100 g
Kalori (kcal) 147
Jumlah Lemak 5 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 2 mg
Kalium 436 mg
Jumlah Karbohidrat 27 g
Serat pangan 3,8 g
Protein 1,5 g
Vitamin A 44 IU Vitamin C 19,7 mg
Kalsium 6 mg Zat besi 0,4 mg
Vitamin B6 0,3 mg Vitamin B12 0 µg
Magnesium 30 mg
Gerbang IGD Ditutup, Pasien Melahirkan di Mobil

Gerbang IGD Ditutup, Pasien Melahirkan di Mobil


korankaltim
korankaltim
2016-10-08 05:05:26
RS AMP Dituding Hanya Mengejar Keuntungan



TENGGARONG – DPRD Kutai Kartanegara menyoal ditutupnya gerbang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Aji Muhammad Parikesit (AMP) Tenggarong Seberang. Kebija-kan manajemen rumah sakit terbesar di Kukar itu agar pasien maupun pembesuk melewati pos retribusi parkir menyebabkan masyarakat lambat mendapatkan pelayanan.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kukar Abdurahman menuding, kebijakan yang mengharuskan pasien melewati pos retribusi parkir itu terkesan hanya untuk meraup keuntungan semata. Pasien semestinya mendapatkan pelayanan yang cepat tanpa harus ikut antre masuk ke dalam lingkungan rumah sakit.

“Aneh, gerbang ke UGD malah ditutup. Pasien dan pengunjung diharuskan melewati pos retribusi parkir,” ujar Abdurahman, dua hari lalu.

Politisi Partai Golkar ini menuding manajemen RS AMP sengaja menutup gerbang IGD agar setiap pasien yang masuk membayar retribusi parkir. “Pasien harus antre terlebih dahulu mengambil karcis parkir. Kasarnya rumah sakit hanya mengejar dolar,” cetusnya.

Bulan lalu, lanjut Abdurahman, dalam pertemuan yang digelar Komisi IV, pihaknya sudah meminta manajemen RS AMP untuk membuka gerbang itu. Pasien, kata dia, wajib mendapatkan pelayanan cepat tanpa hambatan.

“Informasi terakhir, ada seorang warga yang melahirkan di dalam mobil karena antrean di pos retribusi yang panjang,” bebernya.

Komisi IV, lanjut dia, akan berkoordinasi dengan pimpinan DPRD untuk melakukan inspeksi mendadak ke rumah sakit itu.

Sementara itu, perwakilan Forum Peduli Kesehatan masyarakat Kukar (FPKMK) Bambang saat demonstrasi di DPRD Kukar dua hari lalu, mendesak anggota DPRD Kukar agar segera meninjau ke lapangan dan membuka gerbang tersebut.

Kata dia, alasan manajemen rumah sakit menutup gerbang itu untuk menghindari masuknya pedagang asongan terkesan mengada-ada.

“Rumah sakit memiliki petugas keamanan yang banyak, jangan hanya menjadi pajangan saja tidak digerakkan,” tegasnya.

Selain menyoal ditutupnya gerbang IGD, FPKMK juga menuntut sikap DPRD Kukar terkait penggunaan alat bor bangunan oleh dokter RS AMP.

“Mari kita sama-sama buktikan betapa memprihatinkannya pengelolaan RS AM Parikseit yang kita banggakan ini,” pungkasnya.(ind)

loading...

baca LAINNYA