Breaking News
Home >> Politik >> Golkar Kedepankan Elektabilitas
Abdul Djalil Fatah
Abdul Djalil Fatah

Golkar Kedepankan Elektabilitas

Buka Komunikasi Politik untuk Koalisi di Pilkada Tarakan

TANJUNG SELOR – Dinamika politik jelang Pilkada Tarakan yang bakal digelar 2018 mendatang kian menghangat. Sejumlah partai politik mulai angkat bicara terkait persiapan menghadapi pesta demok-rasi tersebut. Partai Golkar Kaltara tak ketinggalan dan mengaku sudah mulai memantau peta politik di Kota Tarakan.
Ketua Harian DPD Golkar Kaltara Abdul Djalil Fatah mengatakan, sudah sewajarnya jika sejumlah partai mulai membicarakan Pilkada Tarakan. Dari sisi aturan, setelah lima tahun menjabat, kepala daerah harus diganti dan semua pihak bisa terlibat dengan aturan-aturan yang sudah dibuat.
“Masa jabatan kepala daerah di Tarakan sudah hampir berakhir, wajar jika mulai dicari figur pemimpin selanjutnya,” katanya, kemarin.
Golkar, katanya, dalam menghadapi Pilkada Tarakan tetap konsisten dengan jargon suara golkar suara rakyat. Menurutnya, suara rakyat yang dimaksud adalah mengusung dan mendukung bakal calon yang memiliki elektabilitas tinggi di mata konstituen.
“Jelas kami menge-depankan yang diinginkan oleh rakyat. Kalau ada dari kader yang memang disukai, maka kami akan dukung. Namun jika tidak ada, maka bakal cari figur lain yang mempunyai dukungan oleh rakyat,” tegasnya.
Sejauh ini, Golkar masih memonitor sejumlah nama yang sudah mencuat di Tarakan. Meski belum ada sikap tegas oleh Golkar akan mendukung salah satu nama, namun dengan modal dukungan masyarakat yang mayoritas memberikan sinyal nama-nama yang punya elektabilitas tinggi saat ini.
“Ini tetap dibicarakan di wilayah pengurus. Yang jelas saat ini kami masih memantau, apalagi tahapan masih cukup panjang dan konsisten dengan suara rakyat. Percuma partai mendukung tapi tak ada dukungan dari rakyat,” imbuhnya.
Dikonfirmasi terkait koalisi dengan partai lain, Golkar sangat terbuka dengan semua partai. Apalagi untuk mengusung calon, Golkar dipastikan tak bisa sendiri sehingga butuh parpol yang satu visi dengan mereka untuk mencari figur pemimpin Tarakan.
“Hampir semua parpol butuh koalisi jelang Pilkada Tarakan. Kami juga demikian terhadap semua parpol masih sangat berpeluang untuk berkoalisi,” ungkapnya.
Pria yang juga Wakil Ketua DPRD Kaltara ini masih enggan meng-ungkapkan kepada partai mana pihaknya intens berkomunikasi sejauh ini.
Termasuk nama-nama yang men-cuat sejauh ini juga beberapa sudah melakukan komunikasi dengan Golkar meski belum diungkapkan dengan alasan tahapan masih panjang. (zz)