Breaking News
Home >> Kutai Kartanegara >> Gua Batu Gelap Bakal Terang
DILIRIK INVESTOR: Pertemuan yang difasilitasi Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura menghadirkan investor yang berniat mengelola Gua Batu Gelap, perwakilan Pemkab Kukar, dan masyarakat.
DILIRIK INVESTOR: Pertemuan yang difasilitasi Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura menghadirkan investor yang berniat mengelola Gua Batu Gelap, perwakilan Pemkab Kukar, dan masyarakat.

Gua Batu Gelap Bakal Terang

Dilirik Investor, Tinggal Masalah Lahan

TENGGARONG – Investor asal Kota Samarinda berniat mengembangkan wisata alam Gua Batu Gelap, di Desa Suka Maju, Kecamatan Tenggarong Seberang. Investor itu siap menjadikan wilayah itu sebagai tujuan rekreasi baru di Kutai Kartanegara.
Senin (10/10) kemarin, Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura memfasilitasi pertemuan PT Wahana Wisata Borneo dari Samarinda yang bermitra dengan PT Dewa Dewi dari Jawa Timur dengan Pemkab Kukar dan tokoh masyarakat Desa Suka Maju.
“Kita patut bersyukur karena ada investor yang melirik untuk mengelola wisata alam Gua Batu Gelap,” kata perwakilan Kesultanan Kutai Kartanegara, Pangeran Puger di aula Kedaton Kukar.
Puger berharap niat baik investor itu bisa diterima masyarakat Suka Maju. Adapun mengenai klaim kepemilikan lahan, Puger meminta agar camat melakukan komunikasi yang intens dengan masyarakat.
“Saya meminta kepada peme-rintah kecamatan dan desa untuk lakukan pendekatan kepada masya-rakat agar Gua Batu Gelap bisa dike-nal oleh masyarakat luas,” tuturnya.
Sementara itu, Presiden Direktur PT Wahana Wisata Borneo, Sutrimo Wardoyo mengatakan, jika berjalan sesuai rencana, pengelo-laan itu akan melibatkan warga sekitar.
Di lokasi gua akan dibangun sentral kuliner, pertunjukan kebudayaan, tanaman pangan, dan penginapan. Gua Batu Gelap bakal disulap menjadi terang.
“Yang terpenting kami butuh kejelasan mengenai status lahan-nya karena bangunan sekitar gua ada yang mengklaim sudah memiliki SKT, sedangkan info yang kami dapat, tanah itu milik keluarga kesultanan,” ungkap Sutrimo. (ran415)