Breaking News
Home >> PEMPROV KALIMANTAN UTARA >> Gubernur Ajak Membangun Pemerintahan Terpercaya
APEL PAGI - Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengajak seluruh ASN di Lingkungan Pemprov Kaltara untuk membangun pemerintahan terpercaya.
APEL PAGI - Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengajak seluruh ASN di Lingkungan Pemprov Kaltara untuk membangun pemerintahan terpercaya.

Gubernur Ajak Membangun Pemerintahan Terpercaya

Kepala SKPD Wajib Berikan Laporan

TANJUNG SELOR – Mendekati penghujung tahun, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan kerja Pemprov Kaltara, agar dapat menyiapkan laporan terkait dana APBN dan APBD yang ada di SKPD-nya masing-masing. Termasuk menyiapkan laporan daya serap masing-masing SKPD.
“Menjelang akhir tahun anggaran, saya masih melihat daya serap belum sesuai dengan target yang diharapkan. Mumpung masih ada waktu saya mengajak, mari kita bekerja keras, cepat dan tepat,” ujar Irianto saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Gubernur, Senin (21/11) pagi.
Selain membuat laporan pertanggungjawaban penyelenggaraan anggaran, gubernur juga meminta setiap SKPD membuat dokumentasi dan publikasi kegiatan. Akan ada penilaian bagi SKPD yang produktif dan juga evaluasi jabatan oleh tim penilai kinerja ASN. Dengan demikian acuannya jelas dan tepat disaat melakukan pengisian jabatan sebab sesuai kebutuhan dan kompetensi yang diperlukan dan dilakukan dengan cara yang profesional.
Selain itu, SKPD juga diminta melaporkan dana dekonsentrasi yang akan diterima oleh tiap SKPD untuk tahun anggaran 2017 mendatang. Irianto mengajak, seluruh ASN di Kaltara untuk terus memfokuskan energi untuk mengatasi masalah, bukan membuat masalah baru dengan pikiran-pikiran negatif, mengedepankan ego, mengadu domba, memecah belah dan perbuatan negatif lainnya, seperti melakukan Pungutan Liar (Pungli).
“Kondisi ekonomi maupun politik di Indonesia sedang kurang baik, kewajiban kita melakukan upaya stabilisasi ekonomi dan politik di daerah, jangan malah ikut jadi provokator. Termasuk tindakan pungli, saya sudah mengukuhkan Satgas Saber Pungli beberapa waktu lalu. Jadi tunjukkan komitmen, jangan dirusak dengan perilaku buruk. Samakan tekad, komitmen untuk membuat kaltara lebih baik, kita tindaklanjuti keluhan masyarakat untuk bisa membangun pemerintahan yang terpercaya,” tegasnya.
Kaltara, kata dia, patut banyak bersyukur. Sebab di tengah kondisi perekonomian yang masih bergerak lambat, provinsi ini masih jauh lebih beruntung dibanding daerah lain. Hal itu, lanjutnya, sebagai buah dari upaya komunikasi dan koordinasi intensif yang dilakukan kepada pihak kementerian dan DPR RI. Dengan demikian ikut membantu dalam kebijakan pemerintah pusat, sehingga anggaran untuk Kaltara tidak defisit dan tidak dipangkas secara signifikan. Bahkan beberapa kementerian memasukkan Kaltara dalam program prioritas kerjanya, seperti disaat kunjungan Menteri BUMN Rini Soemarno beberapa waktu lalu, menghasilkan tindak lanjut berupa penambahan 5 titik BBM bersubsidi di wilayah perbatasan dengan harga sama seperti daerah lain di Indonesia dan penambahan daya listrik di Kaltara serta dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk perbaikan infrastruktur.
Irianto mengingatkan, agar ASN selalu siap mengantisipasi berbagai hal yang akan terjadi. Sebab target perekonomian yang saat ini mengalami penurunan tidak menutup kemungkinan masih terjadi di 2017 mendatang. Hal ini menunjukkan investasi kemungkinan akan menurun, karena pertumbuhan ekonomi bergantung dari investasi. “Mesin pertumbuhan ekonomi adalah investasi. Artinya kalau investasi tidak jalan maka pertumbuhan akan melambat,” jelasnya. (adv)