Home >> Kutai Kartanegara >> Gubernur Sahkan UMK Kukar Rp2,4 Juta

Gubernur Sahkan UMK Kukar Rp2,4 Juta

TENGGARONG – Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Senin (21/11) telah menerapkan besaran nilai Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kukar tahun 2017 senilai Rp2.495.162 yang diajukan Dewan Pengupahan Kukar.
Ketua Serikat Pekerja Kahutin-do Kukar Mustain mengatakan, sesuai aturan, besaran UMK harus sudah ditetapkan paling lambat 40 hari sebelum diberlakukan. UMK Kukar ditetapkan bersamaan dengan kabupaten/kota lainnya se-Kaltim oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.
“Dewan Pengupahan Kukar menetapkan UMK Kukar 2017 sebesar Rp2,4 juta dengan mempertimbangkan laju inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional 8,23 persen. Dan nilai tersebut naik Rp190 ribu dari tahun 2016 lalu,” katanya kepada Koran Kaltim, kemarin.
Serikat Pekerja Kahutindo sendiri mengusulkan agar UMK naik hingga kisaran Rp2,5 juta. Pertimbangannya adalah angka KHL kurang 1,4 persen, namun angka yang disepakati kini adalah solusi dari beberapa usulan. “Kami semua menerima hasil kesepakatan, melihat kondisi perekonomian yang minus saat ini,” ujarnya.
Dia berharap seluruh perusahaan dapat membayar kewajiban kepada seluruh karyawannya sesuai besaran UMK yang telah ditetapkan terhitung sejak Januari 2017, sedangkan para karyawan dimohon untuk meningkatkan produktivitas kerja seiring kenaikan nilai UMK.
Kabid  Hubungan Industrial dan Syarat Kerja Disnakertrans, Panut mengatakan apabila ada perusahaan yang tidak menaati standar UMK yang telah ditetapkan, karyawan dapat melaporkan kepada instansinya.
“Penindakan akan dilakukan, mulai dari teguran hingga sanksi administratif,” tegas Panut. (ind)