Published On: Rab, Apr 10th, 2013

Guru Honorer Melebihi Kebutuhan

TANA PASER - Melihat keberadaan tenaga pengajar (guru) kontrak dan honorer yang ada di lingkungan sekolah, yang mencapai 1.200 orang, Dinas Pendidikan Paser akan segera melakukan penertiban, karena dinilai melebihi kebutuhan. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Paser H Shafruddin Ismail mengatakan, Kabupaten Paser sebenarnya masih kekurangan guru sesuai dengan kapasitasnya dan keilmuan mengajar, sekitar 800-an guru.
Tetapi, kalau dilihat dari jumlah guru kontrak (diangkat Dinas) dan juga guru honorer yang diangkat oleh Kepala Sekolah, jumlahnya sudah mencapai
2000-an. Sehingga melebihi kebutuhan. Karena selama ini banyak sekolah-sekolah yang kelebihan guru, yang pada akhirnya membebani dana Bos (Bantuan Operasional Sekolah) maupun Bosda (Bantuan Operasional Sekolah Daerah).
“Kita akan segera melakukan penertiban pada tahun ini, khususnya  penertiban untuk guru kontrak dan honorer. Sebab honor atau gajinya diambil dari dana Bos dan Bosda, kita khawatir akan membebani sekolah,” ujar Shafruddin, Rabu (9/4).
Sebagai salah satu upaya yang akan kita ambil, sambung Shafruddin Disdik berencana akan memutus status kontrak guru hingga Mei 2013 mendatang. Dan akan merekrut kembali guru yang telah memiliki NUPTK, berlatar belakang pendidikan, dan mengajar sesuai dengan kompetensi keilmuannya. (san)

Bagikan Berita Ini

  • Facebook
  • Twitter
  • Blogger

About the Author

korkal99 - Berita koran harian di kalimantan timur, Kutai Kartanegara, Bontang, Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara, Berau, Bulungan, politik, pemilu, pilkada, kriminal, olahraga, ekonomi

Email
Print
WP Socializer Aakash Web