Awang Kukuh Dukung Anaknya


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     1 bulan yang lalu     1.284 kali
img Awang Faroek Ishak

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak memastikan mendukung putranya, Awang Ferdian Hidayat, di kontestasi Pilgub Kaltim.  Keputusan itu praktis berseberangan dengan NasDem, partai yang menaungi Awang Faroek saat ini. 

Awang Ferdian diketahui menjadi pendamping Syaharie Jaang. Mereka didukung Partai Demokrat, PKB, dan PPP. Sementara NasDem, partai yang menjadikan Awang Faroek sebagai ketua dewan pertimbangan,  jelas mengusung Andi Sofyan Hasdam-Nusyirwan Ismail. NasDem berkoalisi dengan Golkar.

Namun, Awang Faroek punya alasan kuat tak mendukung partai besutan Surya Paloh itu. 

“Sudah banyak kok anak gubernur yang akan maju Pilkada. Contohnya juga yang terjadi di Kalbar bahkan Pak SBY pun sangat mendukung putranya AHY maju Pilkada. Sehingga saya pun akan mendukung anak saya maju dalam Pilkada ini,” ungkap Awang usai menghadiri pengukuhan Badan Pengurus Perkumpulan Pengusaha Kontraktor Minyak dan Gas (PPK-Migas), di Ruang Ruhui Rahayu, Jumat (19/1).

Awang Faroek mengaku telah meminta izin ke Surya Paloh, Ketum DPP NasDem. Paloh, kata dia, mendukung keputusannya itu.  “Beliau sudah mendukung seribu persen,” beber Awang Faroek.

Awang Faroek bahkan berencana mengambil cuti agar bisa mengampanyekan pasangan Syaharie Jaang dan Awang Ferdian Hidayat (JADI). Namun, Awang Faroek tidak akan mengambil cuti lama. 

“Nanti saya akan mengambil cuti, makanya ini menunggu jadwal. KPU saja menentukan jadwalnya. Yang pasti tidak sampai sebulan,” ujar Awang Faroek.  Ia berkeyakinan kampanye politik sah-sah saja dilakukan pejabat publik.

Ketua Tim Pemenangan Andi Sofyan Hasdam-Nusyirwan Ismail (AnNur), Husni Fahruddin menyerahkan sepenuhnya  penolakan Awang Faroek menjadi juru kampanye (Jurkam) AnNur itu kepada NasDem. 

“Itu kita kembalikan ke Nasdem Kaltim. Sebagai ketua tim pemenangan, saya hanya memberikan saran ke teman-teman NasDem untuk meminta AFI (Awang Faroek Ishak, Red) bersurat secara resmi menolak sebagai jurkam,” kata Ayub, sapaan Husni Fahruddin. 

Surat itu akan dijadikan acuan Tim Pemenangan AnNur untuk bersikap. “Kalau surat resmi kan jelas secara hukum dapat dipertanggungjawabkan. Apakah nanti mendapatkan konsekuensi logis atas penolakan tersebut, kita serahkan ke internal NasDem,” sebut Ayub.

Senada dengan Ayub, Juru Bicara Tim Pemenangan AnNur, Arif Rahman Hakim menyatakan penolakan Awang Faroek menjadi jurkam AnNur merupakan ranah NasDem. 

 “Kita di sini hanya mengakomodir permintaan Partai NasDem. Termasuk usulan dari kawan NasDem dan Golkar.  Jika tidak ada surat secara resmi dari NasDem, kami masih memaksakan nama AFI di jajaran kampanye,” kata Arif.

DPW NasDem Kaltim hingga berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi. (ms/sab)


baca LAINNYA