Breaking News
Home >> Hukum & Kriminal >> Honorer DKPP Sembunyikan Sabu di Atap Rumah

Honorer DKPP Sembunyikan Sabu di Atap Rumah

BALIKPAPAN-Oknum pegawai Pemkot Balikpapan kembali berurusan dengan pihak Kepolisian. Kali ini, Safril (41) petugas honorer Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Balikpapan tertangkap tangan menyimpan satu paket sabu siap edar.
Warga Jalan Al-Fallah RT 34 Kelurahan Baru Ilir Balikpapan Barat ini diamankan anggota Sat Reskoba Polres Balikpapan, Kamis (24/11).
Pengungkapan tersebut bermula ketika petugas melakukan penyelidikan terkait maraknya peredaran narkoba di kawasan Balikpapan Barat.
Petugas berpakaian sipil mengendus adanya transaksi narkoba yang mengarah pada Safril. Tidak menunggu lama petugas yang sudah mengetahui rumah pelaku langsung melakukan penggeledahan dan penangkapan terhadap pelaku.
Dalam penggeledahan badan, petugas tidak menemukan barang bukti sabu. Berkat kejelian petugas akhirnya menemukan sabu yang disimpan di atas atap rumah pelaku.
Untuk mengelabui petugas, sabu dibungkus menggunakan kotak rokok lalu ditutup kaos kaki berwarna hitam putih. “Satu paket sabu siap edar dan pelaku yang merupakan pegawai honor kita amankan di Mako Polres,” ucap Kasat Reskoba Polres Balikpapan AKP Ricki Nelson Purba melalui Paur Subag Humas Polres Balikpapan Iptu Suharto.
Suharto menuturkan dari keterangan pelaku, sabu tersebut didapat dari seseorang yang masih dalam penyelidikan. “Masih kita kembangkan terkait asal sabu tersebut,” ujar Harto.
Kepada petugas, Safril berkelit dituduh sebagai pengedar sabu. Dia mengaku dijebak oleh rekannya. “Saya dijebak Pak, waktu itu temen saya minta tolong carikan sabu makanya saya belikan. Setelah itu nomor temen saya gak aktif setelah ditangkap petugas,” katanya.
Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 114 (1) Junto 112 (1) Undang – undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun penjara. “Itu haknya tersangka tapi kita tetap berpegang pada bukti-bukti dan ketentuan hukum yang berlaku,” timpal Harto.
Kepala DKPP Balikpapan Abdul Aziz menegaskan akan memberhentikan honorer DKPP yang terlibat kasus narkoba. “Jika ada honorer yang terlibat dan mengkonsumsi narkoba, langsung dipecat,” tegas Abdul Aziz.
Kendati demikian pihaknya belum mendapatkan laporan resmi dari pihak kepolisian terkait penangkapan petugas Honorer DKPP.” Saya belum dapat informasi resminya. Jika benar adanya, maka yang bersangkutan akan diberhentikan tanpa melalui proses,” tandasnya.(yud)