Breaking News
Home >> Headline >> Hypermart Masuk Bandara Sepinggan

Hypermart Masuk Bandara Sepinggan

BALIKPAPAN – Konsep butik mal diterapkan pengelola Angkasa Pura (AP) I Bandara Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan diprediksi semakin ramai, dengan kehadiran gerai baru. Setelah masuknya Matahari Departemen Store, sebagian anchor tenan awal Oktober lalu, pekan ini diperkirakan masuk lagi hypermart di lantai I kedatangan.
“Kita telah undang grup matahari, mereka sudah masuk tempati area seluas 1.200 meter persegi dan sisi sebelah 1.073 meter persegi. Rencanakan, pekan ini akan diisi hypermart,” sebut Kepala Departemen Pemasaran AP I SAMS Sepinggan, Yoca Dwata, pekan lalu.
“Kita sudah rapat internal dengan mereka, akan proses barang. Seluruhnya terpakai 2.300 meter persegi untuk matahari dan hypermart,” sambungnya.
Bahkan, pada tahun 2017 grup Sarinah Jakarta akan masuk butik mal Bandara SAMS Sepinggan. Dengan luasan 1.500 meter di lantai II bandara. Sedangkan lantai III di lokasi keberangkatan penumpang saat ini sudah diisi 70 persen. “Itu masih kosong 30 persen. Lupa saya berapa tenan yang ada di lantai III,” katanya.
Diketahui, untuk luasan komersial di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan yang baru alami perubahan total berdiri sejak 2014 lalu, untuk lantai I sekitar 8 persen, lantai II masih kosong 14 persen, lantai III sekitar 16 persen dan lantai IV diisi 46 persen. Lantai III merupakan kedatangan area cek untuk penumpang berangkat seluruh maskapai yang ada di area komersial.
Masih menyingung biaya sewa, mengapa mahal, Yoca jelaskan saat membuka bandara ini dilakukan dengan proses tender. Sehingga, pada akhir dibilang mahal berasal dari penawaran mereka sendiri. “Saat tender, kita tidak membuka owner estimate kita. Silakan para penawar ajukan penawaran. Proses tender itu terbuka. Kita tak berhubungan langsung dengan mereka. Kita berhubungan melalui website, segala yang ditanya melalui website,” jelasnya. Benefit diperoleh tenan dengan mengisi di butik mal jelas Yoca, pasar di bandara ini tetap cenderung meningkat. Berbeda dengan mal, kondisi seperti ini pasar cenderung alami penurunan.
“Dari tahun 2006 hingga 2015 terakhir alami grafik peningkatan penumpang 6 persen. Berbanding terbalik dengan laju pertumbuhan nasional alami penurunan, tapi penumpang tetap naik. Sebetulnya, daya beli ada, tapi apa yang perlu disedikan untuk penumpang. Itu yang harus dilakukan,” terangnya.
Yoca menambahkan, penumpang di Bandara SAMS Sepinggan yang berangkat mencapai 8.600 orang dan yang datang per hari capai 15 ribu orang. “Belum lagi komunitas 30 persen dari 15 ribu itu. Lalu, penumpang dan pengantar dengan adanya matahari di bandara traffic orang di bandara semakin tinggi. Itu membantu daya beli para mitra kita yang existing,” tukasnya. (din)