Istri Hamil, Suami Ditangkap Edarkan Narkoba


korankaltim
korankaltim
2016-10-07 05:00:49
SAMARINDA - Sudah tahu istrinya hamil, bukannya bekerja keras mencari nafkah yang halal malahan menjajakan narkoba. Akibatnya, Aw, pemuda berusia 26 tahun ini berurusan dengan polisi. Ia pun hanya bisa tertunduk lesu saat digiring menuju salah satu ruang penyidik Satuan Resnarkoba Polresta Samarinda, Kamis (06/10) kemarin.

Pria pengangguran itu terancam tak dapat menemani istrinya saat melahirkan buah kasih mereka. Aw harus berurusan dengan polisi dengan waktu yang lama. “Istri saya sedang hamil 2 bulan,” kata Aw.

Ayah satu anak itu ditangkap polisi di Jalan Pesut, Gang 3, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir, Rabu (05/10) lalu. Dihadapan polisi, Aw mengaku hanya sebagai kurir. “Saya diupah Rp50 ribu sekali mengantar sabu, uangnya buat makan” ujarnya.

Kasat Resnarkoba Polresta Samarinda, Kompol Belny Warlansyah mengatakan polisi awalnya men-dapatkan laporan masyarakat yang resah dengan peredaran narkoba yang dilakukan oleh Aw. “Pengungkapan kasus narkoba ini murni laporan dari masyarakat melalui pesan SMS (Short Massage Service). Masyarakat ini resah karena peredaran narkoba di wilayahnya semakin luas,” papar Belny.

Merespon laporan tersebut, polisi menindaklanjutinya dengan meng-gelar penyelidikan. “Tersangka mena-warkan dan menjual sabu-sabu kepada pembeli yang melintas. Pelaku ditang-kap setelah dipancing transaksi sabu-sabu oleh petugas yang menyamar sebagai pembeli,” tutur Belny.

Saat penangkapan berlangsung sekitar pukul 19.00 Wita, seorang rekan Aw berhasil melarikan diri. Aw dibekuk dengan barang bukti sepoket sabu-sabu seberat 0,43 gram dan langsung dibawa ke Mapolreasta Samarinda, Jalan Slamet Ryadi.

“Sekarang masyarakat sudah berani melapor jika mengetahui ada peredaran narkoba, kami harapkan hal itu dapat terus berlanjut sehingga membantu polisi memberantas narkoba,” cetus Belny. (dor)

baca LAINNYA