Breaking News
Home >> Sportainment >> Jadi Korban, Ana Diancam Fans Rossi
MENUNTUT, DIANCAM: Momen saat Rossi menabrak kaki Ana yang sedang selfie usai lomba di Valencia lalu.
MENUNTUT, DIANCAM: Momen saat Rossi menabrak kaki Ana yang sedang selfie usai lomba di Valencia lalu.

Jadi Korban, Ana Diancam Fans Rossi

ANA Cabanillas menceritakan peristiwa kurang menyenangkan ketika dirinya mendapatkan pesan bernada ancaman dan penghinaan melalui jejaring sosial media Facebook. Ini hanya berselang satu pekan setelah peristiwa Valentino Rossi menendang wanita berambut pirang jelang MotoGP Valencia heboh, pekan lalu.
Dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi terrestrial Spanyol (Antena3). Cabanillas bercerita bahwa akun Facebook pribadinya dipenuhi dengan tulisan bernada ancaman dan penghinaan dari penggemar Rossi. “Penggemar Rossi telah banyak mengirimkan pesan kepada saya melalui Facebook. Dari pesan yang masuk bernada ancaman dan penghinaan,” kata Cabanillas seperti dikutip Fanpage.it.
Boleh dikatakan, ini adalah fakta terbaru sejak seseorang yang diduga Cabanillas mengadukan kasus tendangan Rossi ke Pengadilan Tinggi Valencia. Sekadar mengingatkan, nama Cabanillas dengan sekejap banyak dicari penikmat balap kuda besi MotoGP di seluruh dunia.
Ini terjadi lantaran Rossi terlihat sengaja menendang wanita yang diketahui penggemar Marc Marquez saat The Doctor akan menuju paddock. Video rekaman itu heboh dan menjadi viral di jejaring sosial media. Pasca balapan, Rossi yang saat itu belum mengetahui identitas wanita tersebut berusaha untuk bersikap kesatria dengan meminta maaf. “Video ini hanya bagian terakhir yang ditayangkan dan tidak diputar apa yang terjadi awalnya. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah meminta maaf kepada wanita tersebut,” tambahnya.
Permintaan maaf Rossi pun ditolak Cabanillas. Pemilik nama Ana Cabanillas Vazquez itu mengatakan, juara dunia sembilan kali itu sengaja menabrakkan motor skuter saat dirinya sedang asyik selfie. “Awalnya saya menerima permintaan maafnya tapi setelah melihat video, saya dapat menyimpulkan itu dilakukan dengan sengaja, karena itu, saya akan mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum,” ujar Cabanillas. (sdc/mar)