Breaking News
Home >> Berau - Kubar >> Jalan ke Kampung di Bongan Jadi Bubur
BEGINILAH kondisi ruas jalan yang rusak parah, nyaris tidak bisa dilintasi warga. Tampak truk sawit berseliweran di jalan poros itu.
BEGINILAH kondisi ruas jalan yang rusak parah, nyaris tidak bisa dilintasi warga. Tampak truk sawit berseliweran di jalan poros itu.

Jalan ke Kampung di Bongan Jadi Bubur

Truk Pengangkut Buah Sawit dan Karet Perparah Kerusakan

SENDAWAR – Akses jalan darat penghubung ibukota Kecamatan Bongan menuju kelima kampung pinggiran yang berada dalam wilayah itu, mengalami kerusakan sangat parah. Selain karena jalan belum diaspal dan minimnya perhatian pemerintah, akses jalan itu juga selama ini dilalui oleh truk angkutan buah kelapa sawit milik perusahaan perkebunan dan truk pengangkut getah karet menuju keluar Kutai Barat.
“Kerusakan parah mulai ujung jalan aspal di simpang petung (Kampung Resak), hingga ke Bukit Harapan 1 menuju KM 88. Padahal akses inilah yang alur jalan utama masyarakat menuju kampung Pering Talik, Lemper, Deraya. Tanjung Soke, dan Kampung Gerunggung,” kata salah seorang warga Kampung Deraya, Bambang S kepada Koran Kaltim, saat berada di Sendawar, Kamis (17/11).
Dia menerangkan, akses jalan itu merupakan urat nadi perekonomian
warga 5 kampung yang berada di kawasan pedalaman Bongan. Meskipun belum ada pengaspalan, sebaiknya pemerintah meninjau untuk melakukan pengerasan, atau meminimalisir kerusakan jalan itu.
“Kerusakan ada sekitar 25 titik sepanjang jalan itu. Kami sangat miris karena angkutan sawit dan truk karet rata-rata 25-30 truk melintas setiap hari di jalan ini. Karena belum ada pengerasan, sehingga saat musim penghujan sekarang ini, badan jalan semakin hancur berlumpur dengan kedalaman hingga 1 meter,” ungkapnya.
Begitu pula dijelaskan warga Kampung Pering Talik, Alex (35). Dia
menuturkan, kondisi jalan lintas dari 5 kampung tersebut menuju
Ibukota Kecamatan Bongan, saat ini sangat memprihatinkan. Menurutnya, masyarakat di sana sangat berharap perhatian di Pemkab Kubar maupun Pemprov Kaltim, untuk melakukan pemeliharaan dengan pengerasan badan jalan.
Upaya konfirmasi oleh Koran Kaltim kepada Camat Bongan Andi
Parenrengi belum berhasil. Dihubungi berulangkali melalui selulernya tadi malam, tak kunjung aktif.
“Memang saat musim hujan hancur berlumpur dan tak bisa dilintasi oleh warga. Kami dari DPRD Kubar mengupayakan kedepan agar segera ada perbaikan dari pemerintah. Tapi saat ini kondisi keuangan daerah memang defisit,” kata anggota DPRD Kubar dari Dapil Bongan, Suhartini. (imr)