Jangan Sampai Ada Anak Putus Sekolah


korankaltim
korankaltim
2016-10-06 05:00:04
Camat Hingga Kades Diimbau Aktif Mendata



TENGGARONG – Sekda Kutai Kartanegara (Kukar) Marli mengimbau seluruh camat, kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan dan lurah/kepala desa se-Kukar agar melakukan pen-dataan anak-anak putus sekolah di wilayahnya masing-masing.

“Hasil pendataan tersebut ke-mudian dilaporkan kepada Disdik Kukar,” ujar H Marli, Rabu (5/10)

Selain itu, Marli melalui Surat Edaran Nomor 420/1702/Disdik tanggal 5 Oktober 2016, menyebutkan jika terdapat anak yang putus sekolah di wilayah kerja para camat, kepala UPT Disdik, lurah/kades agar segera berkoordinasi dengan pihak sekolah dan mendaftarkan anak tersebut agar kembali bersekolah.

Kepada semua kepala sekolah dari tingkat SD hingga SMA sedarajat, Marli mengimbau agar selalu melakukan identifikasi apabila ada anak didik yang putus sekolah, dan segera mengembalikan anak tersebut agar bersekolah.

Marli mengatakan, anak yang berasal dari keluarga tidak mampu agar difasiltasi keperluan sekolahnya de-ngan menggunakan dana BOS, dan mendafarkan anak tersebut ke dalam Program Indonesia Pintar (PIP) untuk mendapatkan Kartu In-donesia Pintar (KIP).

Hal tersebut menyikapi berita di media massa dan media sosial tentang terdapatnya anak putus sekolah di wilayah Kukar.

Sebelumnya, Disdik Kukar juga meminta masyarakat apabila me-ngetahui ada anak putus sekolah di wilayah Kukar, agar segera meng-informasikan ke Disdik maupun UPT Disdik di Kecamatan.

“Hal tersebut agar kami bisa segera mengembalikan anak putus sekolah tersebut kembali bersekolah,” ujar Sekretaris Disdik Kukar Yuliandris Suherdiman.

Seperti tindakan cepat yang baru-baru ini dilakukan Disdik kepada Amin Syah Putra (12) dan Fira Rosidah (14). Dua bersaudara ini sempat putus sekolah yang kemudian segera ditangani Disdik Kukar.

Setelah mendengar kabar anak putus sekolah tersebut, Kepala Disdik Kukar Wiyono bersama Sekretarisnya Yuiandris, mendatangi rumah Amin dan Fira yang terletak antara Desa Bendang Raya dan Kelurahan Mangkurawang, Tenggarong, Senin (3/10).

Disdik juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kukar terkait pening-katan perekonomian orang tua Amin dan Fira.

“Kami hanya membantu dua anak ini supaya bisa sekolah lagi. Sementara kehidupan ekonomi kami koor-dinasikan ke Dinas Sosial,” ujar Wiyono.

Wiyono juga mengimbau kepada warga apabila menemui kasus serupa agar segera melapor ke sekolah terdekat. ”Bila sekolah tidak bisa menerima, kami akan fasilitasi,” ujarnya. (hmp02)

loading...

baca LAINNYA