Breaking News
Home >> PPU - Paser >> Jaringan Terganggu, Pelayanan SIM Terhenti
GANGGUAN : Pembuatan dan perpanjangan SIM di Polres PPU terhenti 
akibat gangguan server. 
Kendati demikian, petugas 
Sat Lantas masih tetap 
beraktivitas melayani warga.
GANGGUAN : Pembuatan dan perpanjangan SIM di Polres PPU terhenti akibat gangguan server. Kendati demikian, petugas Sat Lantas masih tetap beraktivitas melayani warga.

Jaringan Terganggu, Pelayanan SIM Terhenti

PENAJAM – Akibat terganggunya jaringan komputer, pelayanan pembuatan dan perpanjangan SIM (Surat Izin Mengemudi) berbasis online di Satlantas Polres Penajam Paser Utara (PPU) menjadi terhenti.
“Untuk sementara, pelayanan SIM baik buat baru maupun perpanjangan tidak dilayani karena ada gangguan server langsung dari Korlantas Mabes Polri. Sementara untuk perangkat elektronik milik Polres sendiri tidak ada masalah,” jelas Kasat Lantas Polres PPU, AKP Seto Handoko, kepada Koran Kaltim, Rabu (5/10).
Diterangkan Seto, kondisi ini bukan hanya terjadi di wilayah PPU saja, tetapi juga seluruh Kaltim karena untuk server SIM online itu pusatnya berada di Korlantas Mabes Polri, sehingga jika ada gangguan semua ikut terganggu.
Namun, masyarakat tidak perlu khawatir bagi yang ingin membuat dan memperpajang SIM karena Satlantas Polres PPU masih membuka pelayanan pendaftaran dan yang nanti diregister dan setelah jaringan pulih kembali masyarakat dapat kembali melanjutkan proses pembuatannya. “Kami juga memberikan dispensasi kepada masyarakat yang berniat memperpanjang masa berlaku SIM-nya namun kini masih terkendala jaringan dalam proses perpanjangannya. Oleh karena itu masyarakat silakan datang ke Polres PPU, dispensasi berupa surat keterangan yang berlaku selama enam bulan ke depan.
Diakuinya, gangguan jaringan server ini telah terjadi selama tiga minggu lebih dan masih belum diketahui kapan kembali normal. Pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Lantas Polda Kaltim terkait permasalahan ini. Harapannya, jaringan bisa normal kembali dan pelayanan bisa dilakukan kepada masyarakat.
Dibeberkan Seto, pelayanan SIM di Polres PPU jika pada posisi normal mencapai 15 hingga 20 orang, namun sejak gangguan terjadi pelayanan sama sekali tidak bisa dilakukan. Tentunya kondisi itu berdampak menurunnya pelayanan kepada masyarakat khusus dalam hal pembuatan dan perpanjangan SIM.
“Kami tetap melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait kondisi ini termasuk melakukan kegiatan pembinaan bagi masyarakat yang melakukan pelanggaran aturan berlalulintas,”pungkasnya. (nav)