Jelang Balapan, Ducati Harus Gigit Jari


korankaltim
korankaltim
2016-10-12 05:00:55
BOLOGNA - Setelah sempat bersukacita menyambut kedatangan Jorge Lorenzo untuk pertama kalinya, Ducati kini terancam gigit jari. Sebab, rencana semula membawa pebalap Spanyol di pengujian Jerez akhir bulan depan terancam batal.

Seperti diberitakan Read Motorsport, Lorenzo dikabarkan tidak diperbolehkan mengikuti pengujian pribadi Ducati di Jerez pada 22-23 November 2016. Pasalnya, pebalap berusia 29 tahun itu masih terikat kontrak bersama Yamaha hingga 31 Desember 2016.

Hal itu diungkap langsung oleh Davide Tardozzi. Dalam wawancaranya bersama Gazzetta dello Sport, Direktur Olahraga Ducati mengaku pihaknya menemui halangan untuk meminta Lorenzo menjajal Desmosedici GP17 untuk kedua kalinya.

Ya, sebelumnya Lorenzo memang sudah diizinkan Yamaha mengikuti tes resmi MotoGP di Valencia pada 15-16 November bersama Ducati. Momen tersebut akan jadi debut perdana juara MotoGP 2015 menjajal Desmosedici GP17 bersama Andrea Dovizioso.

Namun untuk pengujian pribadi, ternyata Yamaha melarangnya. Sejauh ini pabrikan berlogo Garpu Tala belum memberi konfirmasi mengapa pihaknya menghalangi Lorenzo menjajal motor Ducati di Jerez. Rencana Ducati sudah jelas terganggu sebab mereka sudah terlanjur melepas Andrea Iannone mengikuti pengujian bersama Suzuki. Yamaha pun sejatinya sudah mendapatkan jasa Maverick Vinales untuk menunggangi YZR-M1 dalam pengujian pribadi di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, akhir bulan depan.

"Kami bahkan tidak berpikir tentang hal itu (menghalangi Iannone mengikuti pengujian dengan Suzuki). Kami percaya dalam lingkungan yang sportif, hal seperti ini biasa terjadi," tegasnya.

Terlepas dari masalah itu, kabar buruk juga datang dari Ducati khususnya kepada fans Andrea Iannone. Iannone harus absen membalap lagi pada lanjutan Seri 15 MotoGP 2016, di Sirkuit Motegi, Jepang, 14-16 Oktober nanti.

Ya, Iannone tidak diizinkan untuk balapan di MotoGP Jepang karena tampaknya, cedera retak pada tulang vertebra T3 di tubuhnya masih membutuhkan waktu lagi untuk sembuh total. Padahal, cedera itu sudah didapat rider berusia 27 tahun tersebut sejak GP San Marino di Sirkuit Misano alias Seri ke-11 musim ini, pertengahan September silam. “Andrea Iannone tidak akan ambil bagian pada GP Jepang, yang mana akan berlangsung akhir pekan ini di Sirkuit Twin Ring Motegi,” kata Ducati dalam rilisnya.

Pekan lalu, tim yang bermarkas di Distrik Borgo Paginale, Bologna, Italia ini, telah melakukan serangkaian pemeriksaan medis terakhir terhadap Iannone. Ternyata hasil pemeriksaan tes medis itu menunjukkan kelebihan cairan pada luka di punggungnya telah hampir seluruhnya diserap.

Kemudian proses pengapuran tulang belakang T3 Iannone yang mengalami retak di Sirkuit Misano setelah insiden tabrakan pada sesi latihan bebas pertama, saat ini prosesnya sedang berjalan dengan baik.

Namun dokter Iannone telah menyarankan sebelum dia kembali balapan di lintasan. Dia untuk melanjutkan proses rehabilitasi dan menunggu beberapa hari lagi sampai retak pada tulang belakangnya itu pulih sepenuhnya. Pebalap kelahiran Vasto, Italia itupun menjalin kesepakatan dengan tim Ducari. Yang mana kedua belah pihak memutuskan agar Iannone tidak ambil bagian di GP Jepang.

Jawara MotoGP Austria 2016 itu baru akan kembali ke lintasan saat kalender balap musim ini memasuki Seri ke-16 alias satu seri setelah GP Jepang, yakni GP Australia di Sirkuit Phillip Island, 21-23 Oktober mendatang. Tahun lalu, Iannone jadi salah satu protagonis dalam balapan spektakuler di sana, dengan menyelesaikan lomba di tempat ketiga. (cnc/mar)

loading...

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
1 week ago | dibaca 3.029 kali
img