Jogja Kota Kustom Motor Indonesia

0
28

Minta Diperbolehkan Ekspor Motor Kustom

Sebutan kota Yogyakarta mungkin kini bertambah, tidak lagi sebagai kota pelajar, namun juga akan didorong para pegiat modifikasi sebagai sebagai kota kustomfest. Tekad ini disempaikan modifikator ternama Lulut Wahyudi yang juga pengagas gelaran bergengsi Kustomfest Jogja Expo Center Hall (JEC).
“Hampir 2.000 orang dari negeri-negeri tetangga, dan juri dari negara lain datang ke Kustomfest. Ini merupakan sebuah apresiasi yang luar biasa terhadap dunia kreatifitas di Indonesia, karena itu kami bertekad menjadikan Yogyakarta sebagai kota yang terkenal dengan julukan Kota Kustomfest,” bangga Lulut.
Selain memberikan julukan lain, Lulut juga ingin mewujudkan asa bahwa Indonesia bisa menjadi salah satu kiblat dunia kustom di dunia, yang tentu dengan ciri khas garapan khas Indonesia, bukan mencontek model atau megambil pakem kastem luar negeri.
“Yogyakarta bisa bikin Borobudur, Candi Prambanan dimana di jamannya sebagai sesuatu yang sulit dilakukan, masak kita tidak bisa buat motor kustom yang punya ciri khas Indonesia, kita pasti bisa,” tandas Lulut.
Menurut Lulut modal Indonesia, terutama Yogyakarta sudah punya modal menjadi kota Kustomfest, dengan banyaknya builder-builder dan bengkel-bengkel yang mampu menciptakan sebuah sepeda motor menjadi karya seni, bukan sekadar alat transportasi.
Namun Lulut mengaku bahwa para kreator otomotif Indonesia, masih belum dipercaya pemerintah, khususnya saat terjadi permintaan dari peminat luar negeri. “Inilah kesulitan kita, saat ada permintaan dari orang asing, kita, para builder dihadapkan pada regulasi ekspor,” katanya.
Karena itu, ujar Lulut, perlu keberpihakan pemerintah pada industri kreatif di bidang otomotif ini. Tren kustom ujar Lulut, juga mampu menjadi penompang ekonomi di dunia otomotif. Melalui acara tersebut, imbuh dia, diharapkan dapat menjadi pergerakan kreatifitas kustom di Indonesia.
Melalui gelaran Kustomfest tahun ini, diharapkan akan lahir para potensi-potensi baru yang bermunculan. Kustomfest tahun ini juga menggandeng PT Astra Honda Motor lewat ajang Honda The Battle of Dream untuk memberikan ruang berkreasi bagi para builder serta sebagai bagian dalam mendukung industri kreatif otomotif Indonesia.
“Bukan hanya para builder lokal dan nasional saja yang akan datang memamerkan hasil kustom mereka. Sejak dua bulan lalu, pegiat kustom dari Malaysia juga akan turut berpartisipasi dalam acara ini,” jelas Lulut. (otc/b1c)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here