Breaking News
Home >> Kutai Kartanegara >> Kadisdik Resmikan 17 Bangunan Prasarana Sekolah
DIRESMIKAN: Kadisdik Kukar Wiyono menandatangani prasasti bangunan sekolah yang diresmikan. (ale/kk)
DIRESMIKAN: Kadisdik Kukar Wiyono menandatangani prasasti bangunan sekolah yang diresmikan. (ale/kk)

Kadisdik Resmikan 17 Bangunan Prasarana Sekolah

Terima Bantuan Kemendikbud Rp20 Miliar

TENGGARONG – Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Kamis (13/10) kemarin, meresmikan bangunan prasarana di 17 sekolah tingkat SMP dan SMA di Kukar. Peresmian bangunan ini dilakukan secara simbolis di SMPN 6 Tenggarong, Jl Amelia I Desa Rapak Lambur.
Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kepala Disdik Kukar, Wiyono. Turut hadir saat itu Camat Tenggarong Mulyadi, serta masing-masing kepala sekolah yang bangunannya sudah rampung dibangun.
Kabid Pendidikan Menengah Disdik Kukar Tulus Sutopo mengatakan, bangunan yang baru diresmikan tersebut bersumber dari bantuan keuangan dari Kementerian Pendidi-kan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI melalui APBN 2016 sebesar Rp20 miliar. Bantuan ini meliputi pembangunan fisik, seperti pem-bangunan unit sekolah baru, ruang kelas belajar, dan ruang praktek siswa.
“Bantuan ini diperuntukkan pembangunan fisik dengan cara swakelola di masing-masing sekolah. Uangnya pun langsung ditransfer ke masing-masing sekolah dari Ke-mendikbud RI, tidak lagi melalui Disdik,” kata Tulus.
Selain kegiatan fisik, juga ada pembelian peralatan laboratorium, paket komputer untuk pelaksanaa UNBK, mebeler, dan peningkatan kompetensi guru.
Tulus menegaskan, pembangunan sekolah di Kukar tetap berjalan meski dalam kondisi keuangan yang cukup memprihatinkan saat ini.
Bantuan tersebut, lanjutnya, turun dengan penuh perjuangan. Oleh karenanya, semua pihak yang terkait diharapkan bisa memamfaatkannya semaksimal mungkin.
“Sehingga kita bisa menanamkan kepercayaan pusat bahwa bantuan yang mengalir ke Kukar dilaksanakan dan diserap semaksimal mungkin. Seperti yang diterapkan SMPN 10 Loa Kulu dan SMPN 6 Loa Janan yang juara 1 tingkat nasional dalam pembangunan gedung sekolah dan pertanggungjawaban keuangannya,” ungkap Tulus. (ale)