Kandungan Gizi Durian
Jumlah Per 100 g
Kalori (kcal) 147
Jumlah Lemak 5 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 2 mg
Kalium 436 mg
Jumlah Karbohidrat 27 g
Serat pangan 3,8 g
Protein 1,5 g
Vitamin A 44 IU Vitamin C 19,7 mg
Kalsium 6 mg Zat besi 0,4 mg
Vitamin B6 0,3 mg Vitamin B12 0 µg
Magnesium 30 mg
Kakek 51 Tahun Dilaporkan Perkosa Bocah SD

Kakek 51 Tahun Dilaporkan Perkosa Bocah SD


korankaltim
korankaltim
2016-10-19 05:00:19
Sempat Ancam Jangan Lapor, Tinggalkan Korban Seorang Diri di Pondok



TENGGARONG - Sungguh memalukan ulah Salu Tabulu, kakek berusia 51 tahun. Bukannya mengayomi bocah perempuan berusia 12 tahun, pria yang tercatat sebagai warga Desa Loa Apari, Kecamatan Tenggarong Seberang ini malah menggaulinya. Bocah yang se-harusnya dianggap sebagai cucu justru jadi pelampian nafsu bejat Salu Taulu.

Korbannya adalah Sa (12) warga Desa Loa Pari, Kecamatan Tenggarong Seberang. Bocah perempuan ingusan itu dipaksa melayani hasrat bejat si kakek sebanyak dua kali. Parahnya lagi, Salu Tabulu mengancam usai menyalur-kan hasratnya agar si bocah tak men-ceritakan tindakannya pada siapa pun.

Kakek 'bau tanah' ini juga meninggal-kan Sa seorang diri di sebuah pondok di tengah sawah itu. Beruntung, pemilik pondok menyelamatkannya pada malam hari sekira pukul 21.00 Wita.

Kasus perkosaan ini sudah dilaporkan keluarga kepada polisi. Salu Tabulu juga sudah diamankan sesaat setelah dilaporkan keluarga korban.

Kapolres Kukar, AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Kanit Reskrim Polsek Tenggarong Seberang, IPDA Ridho mengungkap ihwal kejadian- nya, Jumat (14/10) lalu sekitar pukul 10.30 Wita. Saat itu korban yang baru pulang dari sekolah tak langsung pulang ke rumah. Korban bersama teman sebaya-nya, Elsa (12) pulang sekolah bersama-sama. Di jalan, keduanya bermain dan sepakat mengambil jambu di kebun Herlina.

“Jadi korban Sa ini yang memanjat, sedangkan temannya itu menunggu di bawah,” kata Ridho.

Sekitar 10 menit memanjat pohon, Elsa yang bosan menunggu tanpa basa basi langsung meninggalkan Sa sendiri di atas pohon. Saat itulah, Salu Tabulu meman-faatkan kesempatan. Ia datang dan menunggu korban turun dari pohon jambu tersebut.

Sesaat setelah kaki SA menyentuh tanah, Salu Tabulu langsung mendekap mulut Sa menggunakan kain. Selanjut-nya, Sa dibawa ke gubuk yang berjarak 200 meter dari lokasi semula. Di sana, Salu Tabulu memaksa SA membuka bajunya. “Awalnya, menggerayangi bagian dada Sa, kemudian kelaminnya. Tak puas dengan meraba si kakek mem-perkosa korban,” ucapnya.

Di gubuk tersebut, aksi bejat mantan Karyawan PT Fajar Bumi Sakti 2012-2014 ini memperkosa Sa sebanyak dua kali. Usai melampiaskan birahinya, Salu Tabulu mengancam agar tidak menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain. Ia pun meninggalkan korban seorang diri.

Usai terpuaskan, Sa langsung trauma. Ia tak lekas meninggalkan gubuk, justru bocah itu memilih tetap berada di gubuk hingga malam hari.

Sa akhirnya ditemukan Herlina, pemilik gubuk sekitar pukul 21.00 Wita. “Saat itu, Herlina curiga jika di pondoknya ada orang gila, makanya dia datang dan melihat Sa duduk sambil memeluk kakinya,” ucapnya.

Sa kemudian dibawa Herlina ke rumahnya. Herlina ternyata mengenali korban beserta keluarganya. Ia pun menghubungi Jumiati, tante Sa dan mengabarkan keponakannya berada di rumahnya dan akan diantar pulang keesokan harinya. Diketahui, selama ini Sa tinggal bersama Jumiati. Herlina kemudian mengantar Sa pulang keesokan harinya, Sabtu (15/10) skeitar pukul 07.00 Wita.

Setibanya di rumah, Sa dirayu dan menceritakan semua kejadian yang dilakukan Salu Tabulu terhadap dirinya. Sa terang terangan mengaku jika dirinya telah diperkosa oleh Salu Tabulu.

“Minggu (16/10) sekitar pukul 18.00 Wita, keluarga SA datang ke Polsek me-laporkan kasus pemerkosaan tersebut. Selanjutnya, kita berhasil mengaman-kan Salu Tabulu di kediamannya sekitar pukul 19.00 Wita,” bebernya.

Sa harus menjalani dua kali visum di rumah sakit. Meski hasilnya belum diterima, namun pada kemaluan korban ada tanda-tanda kekerasan seksual.

“Tersangka ini statusnya kawin tapi tinggal, motifnya memperkosa korban karena nafsunya naik tapi tidak ada istrinya. Hanya saja, tersangka ini tidak kooperatif dalam memberikan keterangan,” beber Ridho. (ami)

loading...

baca LAINNYA