Breaking News
Home >> Hukum & Kriminal >> Kakek 60 Tahun Dilaporkan Cabuli Ponakannya
AKBP Rino Eko

Kakek 60 Tahun Dilaporkan Cabuli Ponakannya

Orangtua Korban Tak Terima, urung Diperkosa Karena Berontak

SANGATTA – Perilaku Mt (60) warga Jalan As Sadiya, Desa Sangatta Utara, Kutim sangat tak mencerminkan sebagai orang tua. Kakek yang usianya lebih setengah abad ini, tega mencabuli ponakannya sendiri, Dora (15) -sebut saja begitu-. Mt diduga sudah merencanakan melancarkan aksi bejatnya itu selama beberapa tahun terakhir. Ia tak tahan melihat kemolekan tubuh Dora yang mulai tumbuh dewasa.
Kasus pencabulan ini terungkap setelah kedua orangtua Dora melapor-kannya kepada unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satreskrim Polres Kutim, Kamis (29/9) lalu. Dalam laporannya, warga Jalan Kenyamukan, Sangatta Utara ini mengaku anaknya sudah jadi korban pencabulan.
Peristiwa terjadi, Kamis (10/3) lalu sekira pukul 02.00 Wita di rumah Mt di Jalan As Sadiya. Sehari sebelumnya, Rabu (9/3) sekira pukul 17.00 Wita, Mt meminta korban tidur di rumahnya bersama anaknya. Korban yang diketahui masih duduk dibangku sekolah menengah atas (SMA) di Sangatta tersebut tak bisa menolak.
Dora sama sekali tak menaruh rasa curiga. Sedang asik-asiknya tertidur pulas, sekira pukul 02.00 Wita, tiba-tiba Mt membuka rok korban.
Kemudian Mt mulai menggerayangi dan memegang serta meremas-remas bokong korban. Tangan Mt kian liar. Kali ini kemaluan korban dipegang dan diraba-raba oleh Mt. Tak sampai disitu, tangan Mt kemudian naik hingga ke payudara korban.
Mengetahui ulah sang kakek, korban hanya terdiam tanpa bisa berbuat apa-apa. Mt melayangkan ancaman kepada korban. “Kamu jangan kasih tahu mama mu ya, nanti aku berurusan sama polisi,” ancam Mt kepada Dora.
Mt kemudian menggendong masuk korban ke kamarnya. Namun sebelum melacarkan aksi bejatnya, korban kemudian sempat memberontak dan mengancam akan berteriak. Mt pun kemudian mengurungkan niatnya.
Kapolres Kutim AKBP Rino Eko didampingi Kasat Reskrim AKP Andika Dharma Sena dan Kanit PPA Aipda Rudi Sirait membenarkan adanya laporan dugaan kasus pencabulan tersebut. Dan saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap laporan itu.
“Iya, kita memang ada mendapatkan pengaduan adanya kasus pencabulan. Saat ini, unit PPA sedang melakukan proses penyelidikan terhadap kasus itu. Seperti halnya korban, juga sudah kita mintai keterangan,” katanya, Rabu (5/10) kemarin.
Dalam kasus tersebut, pihaknya juga sudah melakukan proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Rencananya, Mt selaku pihak terlapor akan segera dipangil oleh pihaknya untuk dimintai keterangan. “Sekarang tinggal pemerik-saan terlapor saja lagi,” terangnya. (sab)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*