Kakek Malla Enam Kali Setubuhi Gadis Cilik


korankaltim
korankaltim
2016-10-12 05:05:13
Kekerasan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur di Kukar



TENGGARONG – Kelakuan Malla alias Ambo sungguh di luar nalar. Kakek berusia 65 tahun ini tega merenggut mahkota kegadisan bocah ingusan, SA (8) yang tak lain adalah tetangganya sendiri. Perlakuan Malla menjadikan SA sebagai budak seks-nya sudah berlangsung lebih dari empat bulan, Mei-September 2016.

Berdasarkan keterangan polisi atas pemeriksaan terhadap Malla alias Ambo, diketahui kakek bau tanah ini sudah menggauli bocah perempuan sebanyak enam kali. Selain itu, ia juga sudah empat kali menggerayangi tubuh gadis nahas itu. Bocah ingusan ini dirayu melayani nafsu bejat sang kakek setelah diiming-imingi uang jajan Rp5-Rp10 ribu setiap kali berhubungan badan. Perlakukan keji Malla ini dilakukan di rumahnya, ruko dan dekat bak mandi rumah tersangka.

Kapolres Kukar, AKBP Fadillah Zulkarnaen diwakili Wakapolres Kompol Andre Anas bersama PS Kapolsek Anggana, IPTU Suwarsono didampingi Kanit Reskrim IPDA Baharuddin serta Kanit PPA Sat Reskrim Polres Kukar, Aiptu Irma Ikawati mengatakan kasus ini terungkap setelah keluarga tak terima dan melaporkan perlakuan tak senonoh Malla terhadap SA. Korbannya, kata dia menceritakan semua kejadian kepada ibunya setelah dibujuk bercerita perlakuan Malla terhadapnya.

“Pada 23 September 2016 lalu, korban mengeluh ke ibunya, kemaluannya sakit saat buang air kecil. Setelah mendapat keluhan, ibu korban membujuk SA bercerita. Tanpa cemas anaknya akhirnya bercerita bahwa pernah disetubuhi Malla alias Ambo,” kata Andre Anas saat merilis kasus ini di Ruang Tribrata Polres Kukar, Selasa (11/10) kemarin.

Memastikan adanya kekerasan seksual, keluarga sempat membawa korban ke Puskesmas Anggana untuk dilakukan pengecekan. Hasilnya, dokter menyarankan agar SA dibawa ke dokter kandungan memastikan selaput dara atau hymen korban robek.

Mendapatkan laporan, Polsek berkoordinasi dengan Unit PPA Sat Reskrim Polres Kukar melakukan visum. Malla alias Ambo akhirnya diamankan, 7 Oktober lalu. “Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku akui perbuatannya bahwa pelaku menyetubuhi 6 kali, 4 kali pencabulan,” bebernya.

Motif perbuatan Malla alias Ambo terhadap SA karena terangsang melihat kemolekan tubuh korban, terutama saat korban mandi di sungai.

Disinggung, apakah ada indikasi korban lebih dari satu. Andre Anas mengaku hingga saat ini belum ada laporan tentang korban lainnya. SA sejauh ini diketahui merupakan korban satu-satunya pelaku Malla alias Ambo.

“Pasal 81 ayat 1 Jo pasal 76 huruf D subsider pasal 82 ayat 1 jo pasal 76 huruf E UURI nomor 35/2014 tentang perubahan atas UURI nomor 23/2002 tentang perlindungan anak. Selain itu, kasus juga tidak ada yang ditutup-tutupi,” terangnya.

Terpisah, Malla alias Ambo yang diwawancara sejumlah awak media mengakui perbuatannya dan meminta maaf sebesar-besarnya kepada SA serta keluarga atas perbuatan kejinya itu. “Saya benar-benar menyesal, saya khilaf,” bebernya.

Namun, Malla sempat membantah jika menyetubuhi SA dengan cara memasukkan alat kelaminnya. “Itu nggak mau berdiri,” terangnya. (ami)

loading...

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
1 month ago | dibaca 1.403 kali
img
korankaltim
korankaltim
1 month ago | dibaca 879 kali
img