Kandungan Gizi Durian
Jumlah Per 100 g
Kalori (kcal) 147
Jumlah Lemak 5 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 2 mg
Kalium 436 mg
Jumlah Karbohidrat 27 g
Serat pangan 3,8 g
Protein 1,5 g
Vitamin A 44 IU Vitamin C 19,7 mg
Kalsium 6 mg Zat besi 0,4 mg
Vitamin B6 0,3 mg Vitamin B12 0 µg
Magnesium 30 mg
“Kalau Kamarnya 40 Itu Bukan Guest House”

“Kalau Kamarnya 40 Itu Bukan Guest House”


korankaltim
korankaltim
2016-10-11 05:05:02
Disparkom Segera Buatkan Perda Agar Izin Tak Disalahgunakan



SAMARINDA – Pemkot Samarinda sepertinya tak mau jadi pihak yang disalahkan terkait dengan maraknya pembangunan rumah penginapan atau guest house juga rumah tempat tinggal sementara (home stay) di Kota Tepian.

Setelah DPRD Samarinda melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa guest house dan home stay di Samarinda beberapa waktu lalu dan menemukan adanya kejanggalan dalam perizinan pembangunan yang tak sesuai dengan peruntukannya, pemkot mulai berancang-ancang untuk melakukan penertiban perizinannya.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kominfo (Disparkom) Muhammad Faisal. “Kami masih mempersiapkan peraturan mengenai untuk mendapatkan persetujuan melalui Perwali, ditargertkan bulan ini sudah selesai sehingga di dalam perwali itu jelas mengatur mengenai guest house karena jelas beda dengan hotel,” jelas Faisal Senin (10/10).

Sekadar diketahui, banyaknya pembangunang guest house yang tak terpantau pemerintah bahkan beberapa diantara pemilik guest house belum mengantongi surat izin yang lengkap membuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) ikut terimbas karena pemasukan yang rendah, berbeda dengan hotel yang memang menyumbang PAD cukup besar padahal guest house lebih banyak dipilih warga terutama ekonomi menengah kebawah karena harganya lebih menjangkau.

“Kalau kamarnya ada 40 jelas itu bukan guest house tapi sudah termasuk hotel. Begitupun kos kosan yang menyediakan kamar lebih dari 10 harusnya ikut membayar pajak,” tegas Faisal.

Terpisah, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Samarinda Hermanus Barus mengaku selama ini pihaknya sudah mewajibkan pemilik guest house membayar pajak.

“Selama ini guest house menyumbang pajak tidak banyak tapi itu yang terpantau oleh kami. Untuk urusan guest house yang tidak terpantau atau belum memililiki izin guest house itu bukan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) kami,” kata Hermanus.

Jumlah sementara saat ini hanya ada 10 guest house di Samarinda yang masih taat menyumbang pajak, sedangkan jumlah home stay baru ada 4 dan kos-kosan yang wajib membayar pajak yang terdata berjumlah 35.

“Seharusnya keberadaan guest house juga bisa menjadi sumber untuk menambah PAD. Silahkan siapa saja bisa melapor jika mengetahui ada guest house yang tidak memilik izin karena akan ada tindakan. Seharusnya yang bergerak instansi penegak perda (Satpol PP). Kalau kami sekali lagi hanya bergerak untuk pemilik bangunan yang sudah terdata sebagai wajib pajak,” ucap Hermanus.

Diberitakan harian ini sebelumnya, Ketua Komisi III Adhigustiawarman menyebutkan ada dua guest yang baru beroperasi namun tidak memilik izin mendirikan bangunan yang sesuai.

“Dari beberapa guest house dan hasilnya memang ada beberapa guest house yang tidak sesuai dengan perizinannya. Kami pun meminta kepada pemilik guest house untuk tidak beroperasi dulu hingga perizinannya selesai diproses,” terang Adhigustiawarman. (ms315)

loading...

baca LAINNYA