Kaltim Miliki 12 Pecatur Muda Potensial

0
13
FOKUS : Usai gelaran PON XIX 2016 Jabar, Prngprov Percasi Kaltim fokus persiapkan atlet juniornya untuk mengikuti PON Remaja II 2017 mendatang di Jawa Tengah, yang kemudian akan menjadi cikal bakal menuju PON 2020 di Papua.

Dipersiapkan ke Kejurda, Empat Pecatur PIlihan ke PON Remaja

SAMARINDA – Gagal meraih target di PON XIX 2016 Jabar, Pengprov catur Kaltim mulai berbenah. Cabor ini hanya berhasil menyumbang 1 emas 1 perak dan 4 perunggu. Perolehan medali emas jelas meleset, mereka mematok target 2 emas.
Pasca PON Jabar, Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Kaltim sudah memulai pembinaan atlet mudanya. Saat ini memang belum menuai hasil. Tapi setidaknya, sudah ada 12 pecatur potensial yang bisa jadi andalan Bumi Etam kelak.
Ketua Bidang Binpres PERCASI Kaltim, Yangdi Said mengatakan 12 pecatur muda potensial ini bakal terus diasah kemampuannya hingga puncaknya nanti saat digelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Catur Kaltim yang dijadwalkan akan digelar pada Maret atau April 2017. Mereka akan diseleksi ketat pada ajang ini hingga akhirnya Kaltim memiliki 4 pecatur muda handal untuk bermain di PON Remaja II 2017 di Jawa Tengah.
“Selesai PON kami fokus pembinaan atlet junior dan itu sudah siap, karena memang sebagaian dari atlet yang turun di PON kemarin adalah atlet junior artinya mereka sudah kami persiapkan sejak jauh-jauh hari,” kata Yangdi Said, Selasa (11/10) di kantor KONI Kaltim, Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda.
Yangdi merasa optimis dengan kemampuan atlet junior Bumi Etam kali ini. Dia berkeyakinan, jika diasah maksimal pada pecatur belia ini akan bisa berbicara banyak pada gelaran PON Remaja nanti.
Untuk jangka panjang, mereka selanjutnya akan dipersiapkan untuk tampil di PON 2020 Papua nanti. Keyakninan Yangdi ini sudah teruji, karena pada PON Jabar kemarin, mereka sudah bisa bersaing dengan atlet senornya.
“Kalau melihat dari potensi mereka saya yakin mereka mampu mendulang medali di PON Remaja nanti, dari hasil itu juga nantinya akan menjadi acuan kami atlet-atlet yang akan diturunkan saat PON 2020 di Papua. Jadi, memang juinor-juniornya kami persiapkan untuk jangka panjang sampai PON 2020 nanti,” terangnya.
Pada ajang Kejurda nanti, Yangdi berharap pengurus pengcab di tingkat kabupaten/kota menyiapkan atletnya diluar dari 12 atlet yang akan dipersiapkan ke PON Remaja mendatang.
“Ini hanya tinggal menyurati pengcab masing-masing untuk mempersiapkan atletnya mengikuti kejurda junior, bisa saja 12 pecatur yang ada sekarang digantikan dengan atlet baru yang lebih bagus,” pungkasnya. (rgn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here