Kecewa Hasil PON, IODI Vakum

0
12
VAKUM: Kecewa dengan hasil PON XIX Jabar, cabang olahraga dance sport Kaltim vakum untuk mengikuti even nasional yang digelar oleh PP IODI dan menunggu itikat baik PP IODI.

SAMARINDA – Pengrov Ikatan Olahraga Dance Sport Indonesia (IODI) Kaltim bersama dengan daerah lainnya yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) sepakat tak membina atlet di even nasional yang di gelar oleh PP IODI. Tiga provinsi ini masih kecewa hasil PON XIX 2016 Jabar yang menguntungkan tuan rumah dalam hal penilaian yang tidak objektif.
“Kami sudah komunikasi dengan NTB dan Yogya sepakat sementara vakum membina atlet dansa, artinya hasil PON kemarin itu membuat kami kecewa karena sangat jelas tuan rumah Jabar sangat diuntungkan karena pelayanan VVIP dari juri dan wasit, termasuk dengan PP IODI yang diduga terlibat,” ungkap Sekretaris IODI Kaltim, Luhur Wicaksono.
Boikot pembinaan diakui Luhur akan terus berlanjut sampai batas waktu tak ditentukan. Dia masih menunggu itikat baik PP IODI atas kejadian di PON Jabar. Informasi yang beredar di internal PP IODI sedang terjadi polemik.
“Kami tidak tahu sampai kapan, yang jelas kami berharap PP IODI harus klarifikasi semua hasil PON di depan seluruh pengprov se-Indonesia dan itikat baik dalam membenahi cabor dance sport ini dari segi penjurian dan wasitnya,”ucapnya.
Tetapi, bukan berarti IODI Kaltim vakum berlatih, mereka tetap menjalani latihan rutin persiapan untuk mengikuti Poprov VI Kutim. “Mereka tetap latihan di daerah masing-masing, karena untuk persiapan Porprov di Kutim, tanpa harus melibatkan PP IODI sebagai juri dan wasit karena disini kami juga sudah ada wasit sertifikasi nasional,” bebernya. (rgn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here