Breaking News
Home >> Berau - Kubar >> Kecewanya Talisayan Kepada Muharram
PROSESI adat Buang Naas sudah berakhir. Namun masyarakat Talisayan, kecewa Bupati Muharram dan Wakilnya Agus Tantomo, tidak datang.
PROSESI adat Buang Naas sudah berakhir. Namun masyarakat Talisayan, kecewa Bupati Muharram dan Wakilnya Agus Tantomo, tidak datang.

Kecewanya Talisayan Kepada Muharram

Puncak Budaya Buang Naas Berakhir Tanpa Bupati-Wakil Bupati

TANJUNG REDEB – Gelaran Budaya Buang Naas di kampung Talisayan, kecamatan Talisayan, tuntas Rabu (30/11) lalu. Namun sebagian masyarakat menyimpan kekecewaan, lantaran ketidakhadiran orang nomor satu di Berau, Muharram, pada acara itu.
Masyarakat Kampung Talisayan, memang menganggap sosok Muharram, merupakan Bapak bagi mereka, dan mengharapkan kehadirannya sebagai pemimpin Berau, untuk datang ke Talisayan. Namun Muharram memilih untuk mengutus Asisten III Sekretariat Kabupaten Berau, Abdul Rahman.
Ungkapan kekecewaan, dilontarkan salah satu tokoh kepala kampung di kecamatan Talisayan, Imam Supriadi. Menurut dia, meski Muharram berhalangan hadir karena mesti mengikuti sidang Paripurna, setidaknya bisa diwakilkan oleh wakilnya, Agus Tantomo, untuk menutup puncak kegiatan budaya Talisayan itu.
“Dengan ketidakhadiran ini, masyarakat beranggapan kalau Kampung Talisayan kurang mendapatkan perhatian khusus, atau dianaktirikan,” kata dia kepada wartawan, Kamis (1/12).
Diterangkan Imam, baru kali ini, Bupati maupun Wakil Bupati, tidak hadir dalam acara tahunan Buang Naas. Padahal tahun sebelumyam kedua-duanya selalu hadir dalam kegiatan Buang Naas.
“Kami berharap Bupati atau wakil yang datang, banyak keluh kesah yang ingin kami sampaikan. Saya sempat ngobrol dengan beberapa warga, bahwa mereka pun merasakan hal yang sama yakni kecewa,” ungkapnya.
Terpisah, Asisten III Setkab Berau Abdul Rahman mengatakan, ketidakhadiran dalam acara Buang Naas, dikarenakan Bupati maupun Wakil Bupati, tengah mengikuti rapat paripurna, kantor DPRD Berau.
“Karena agenda bertabrakan antara Buang Naas dengan rapat paripurna. Untuk itu, tidak membuang rasa hormat, Bupati meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat di Kecamatan Talisayan, karena tidak dapat menghadiri acara puncak Buang Naas, pada hari ini (kemarin),” demikian penjelasan Abdul Rahman. (mh216)