Kejari: Kami Bukan Momok Menakutkan

0
4

TENGGARONG – Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara mengingatkan para pejabat bahwa Kejaksaan jangan dipandang sebagai momok yang menakutkan.
Hal itu disampaikan Kajari Kukar Kasmin didampingi Kasi Pidsus M Iqbal usai mengembalikan uang hasil korupsi sebesar Rp900 juta atas kasus pembebasan lahan SMAN 1 Muara Badak kepada Sekda Kukar Marli, pekan lalu.
“Kami bukan momok yang menakutkan, kalau ada yang bilang begitu begitu, itu keliru. Kami bekerja sesuai aturan yang berlaku di negara ini,” kata M Iqbal kepada Koran Kaltim.
Menurut Iqbal, apa yang dilakukan pihaknya hanya untuk menegakkan ke-adilan dan berupaya mengembalikan kerugian negara dari tangan-tangan oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Contohnya adalah saat kita mengembalikan kerugian negara dari kasus pem-bebasan lahan SMAN 1 Muara Badak. Kita bekerja untuk negara, bukan kepentingan pribadi,” bebernya.
Iqbal menegaskan, pe-meriksaan terhadap aparatur negara adalah hal yang wajar di saat Kejari menemukan adanya dugaan penyimpangan. Sehingga, kata dia, pihak-pihak yang dipanggil Kejari tidak perlu cemas.
“Pemanggilan itu hanya untuk mengklarifikasi. Kalau memang tidak ada kesalahan, tidak perlu takut,” imbuhnya.
Ditambahkan Iqbal, penyelidikan kasus korupsi tidak mudah dan cukup memakan waktu.
“Kita tidak mencari kesalahan. Semua harus diselidiki. Kalau memang ada temuan, kita akan lakukan penyelidikan terlebih dahulu. Kalau memang ada temuan, statusnya akan ditingkatkan menjadi penyidikan,” pungkasnya. (ind)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here