Breaking News
Home >> Hukum & Kriminal >> Kerap Memalak, Lima Anjal Kena Ciduk

Kerap Memalak, Lima Anjal Kena Ciduk

BALIKPAPAN – Lima Anak Jalanan (Anjal) yang kerap meresahkan warga, diciduk oleh petugas Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Balikpapan Barat, Sabtu (19/11) siang.
Anjal yang sering ngumpul di wilayah Kebun Sayur, Balikpapan Barat ini, acap kali ngelem dan mabuk-mabukan serta meminta uang secara paksa terhadap pengendara yang memarkir kendaraan.
Mendapat laporan itu, Camat Balikpapan Barat, Suhardi dan Danramil 0905-02 Balikpapan Barat, Mayor Inf Ridwan beserta anggotanya dan staf kecamatan langsung bergerak melakukan penyisiran sekira pukul 13.00 Wita.
Alhasil, seorang anjal yang tengah teler dan tertidur langsung diciduk. Usai menangkap seorang anjal, perburuan dilakukan ke kawasan belakang Plaza Kebun Sayur (Bunsay), di sana petugas berhasil mengamankan dua anjal.
Di depan Bunsay tepatnya di halte, petugas kembali berhasil mengamankan dua anjal lainnya. Dari hasil ini total anjal yang diamankan berjumlah lima orang.
Selain mengamankan anjal petugas juga mengamankan botol bekas alkohol yang diakuinya dioplos dengan minuman berenergi kemudian diminum ramai-ramai.
“Hampir setiap hari kita melakukan patroli baik siang maupun malam, mereka yang kita tangkap ini bukan wajah baru, mereka sudah sering kami tangkapi dan kembali berulang seperti ini,” terang Suhardi.
Mereka yang ditangkap rata-rata masih berusia di bawah umur, yaitu Sanovel (19), Ciwang (16), Ari (16), Ciki (13) dan Bayu (15). Dari kelima anjal dua orang merupakan warga Gunung Bugis, Balikpapan Barat.
Sedangkan tiga anjal lainnya merupakan warga luar daerah, Penajam Paser Utara (PPU) dan warga Mamuju, Sulawesi Selatan. Agar tidak melarikan diri, kelima anjal ini diikat bagian tangannya dan dinaikan ke atas mobil pikap. “Sementara kita amankan di kantor kecamatan dan selanjutnya kita serahkan ke Satpol PP,” bebernya.
Kepada petugas Ari mengaku ketagihan ngelem dan gaduk (gajah duduk) atau alkohol yang dicampur dengan minuman berenergi. “Saya beli lem di Rapak om,” akunya.
Setelah diamankan di kantor Kecamatan Barat sekitar 30 menit petugas Satpol PP da-tang dan langsung membawa ke lima anjal tersebut ke kantor Satpol PP untuk selanjutnya diberikan pembinaan.
Suhardi mengatakan, akan terus melakukan patroli dan memantau keberadaan anjal.”Kita akan patroli terus, kita juga selalu berkoordinasi dengan Koramil dan Polsek Barat untuk memback up kami,” tandas-nya.(yud)