Home >> Worldsport >> Kerber Juara karena Mental

Kerber Juara karena Mental

ANGELIQUE Kerber berhasil menjuarai dua dari tiga final turnamen Grand Slam pada tahun ini. Petenis berusia 28 tahun itu menjuarai Australia Terbuka (mengalahkan Serena Williams di final); runner-up Wimbledon (dikalahkan Serena), sebelum jadi kampiun di AS Terbuka (mengalahkan Karolina Pliskova). Setelahnya, petenis kidal itu maju ke final turnamen elit akhir tahun WTA Finals di Singapura. Sekalipun gagal juara — dikalahkan Dominika Cibulkova — Kerber tetap dianggap telah meraih sukses besar.
Dua petenis putri legendaris, Chris Evert dan Martina Navratilova, menilai perubahan temperamen memiliki pengaruh besar pada permainan Kerber.
“Dia sangat tangguh tahun ini. Mengejutkan dengan memenangi dua Grand Slam. Serena masih memainkan tenis level tinggi tapi saya tidak ingat terakhir kali selain Serena, siapa lagi yang memenangi dua Grand Slam dalam setahun,” kata Evert kepada CNN Sport.
“Saat Garbine Muguruza memenangi Prancis Terbuka saya pikir ‘OK, dia akan menjadi kekuatan’ dan saya pikir dia memiliki peluang sebagai petenis nomor satu. Angelique datang tiba-tiba, tapi saya tidak menyangka dia bisa menjadi petenis nomor 1 di akhir tahun,” timpal Navratilova. Dia sedang memainkan tenis terbaiknya, dia sangat percaya diri. Dulu dia sering marah kepada dirinya sendiri, tapi sekarang dia siap mengejar setiap poin. Saat menjadi nomor 1 mereka terbebani terlalu besar pada diri sendiri, tapi dia berhasil,” pungkasnya. (dts/mar)