KONI Kaltim Desak Seleksi Ulang Atlet Pelatnas

0
2

SAMARINDA – Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 Jabar yang belum lama ini digelar, banyak sekali menuai protes dan kericuhan yang terjadi di dihampir semua venue cabang olahraga karena masalah keberpihakan wasit dan juri terhadap tuan rumah PON.
Padahal, hasil PON sedianya menjadi muara prestasi atlet untuk bertanding ke level lebih tinggi seperti SEA Games dan Asian Gemes. Tetapi, melihat hasil PON kali ini belum bisa dijadikan barometer atau tolok ukur merekrut atlet juara masuk pelatnas. Menentukan skuad Merah Putih harus ada seleksi ulang.
Hal ini disampaikan Ketua Binpres KONI Kaltim, Alfons T Lung Beraan belum lama ini di KONI Kaltim, Jl Kesuma Bangsa. Dia menyebutkan selama PON bidang pertandingan tidak berjalan semestinya, sehingga menurutnya hasil ini tidak tidak layak dijadikan tolok ukur prestasi nasional.
“PON kemarin pelaksanaan tidak normal dan banyak sekali trik, makanya sangat tidak layak dijadikan barometer dan harus ada seleksi ulang jika akan menanggil atlet untuk mewakili Indonesia di ajang internasional,” kata Alfons.
Senada dengan Alfins, Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kaltim, Muslimin meminta harus ada seleksi ulang membentuk skuad SEA Games. Ia mengungkapkan hasil PON Jabar diakuinya masing-masing cabor memiliki ukuran menentukan atlet yang akan mewakili Indonesia di berbagai ajang internasional.
“Perlu ada evaluasi, artinya bukan hanya saat usai kejuaraan seperti PON dan kejurnas, tetapi beberapa kejuaraan lainnya termasuk dengan seleksnas yang nantinya akan dilaksanakan November nanti, kami ingin melihat konsistensi talet tetap stabil atau tidak,” terangnya.
Dengan adanya seleksi ulang atlet diharapkan menghasilkan atlet yang benar-benar siap berlaga di SEA Games dan Asian Games. Setidaknya dengan selski ulang didapat atlet yang mumpuni dalam hal kemampuan fisik, teknik dan mental yang bagus.
“Artinya mereka tidak hanya juara di PON saja, tetapi juga di event internasional, nah hasil PON ini bukan sebagai tolok ukur untuk kami persiapkan atlet ke event yang tinggi, tetapi akan tetap melalui seleksi,” pungkasnya. (rgn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here