Breaking News
Home >> Ekonomi kaltim >> Konsumen Rokok Bakal Kena Denda

Konsumen Rokok Bakal Kena Denda

TANJUNG REDEB – Penerapan peraturan daerah kawasan tanpa rokok (KTR) mulai ditegaskan Pemerintah Kabupaten Berau. Sanksi senilai Rp500 ribu pun kini menanti bagi pelanggar yang kedapatan merokok di berbagai fasilitas publik yang telah ditetapkan dalam kawasan ini.
Mendukung program ini, tim gabungan lintas instansi pun sudah dibentuk.
Tim sosialisasi KTR ini sebanyak 13 orang yang terdiri dari beberapa instansi, diantaranya Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama, Satpol PP, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Kampung, serta Dinas Kesehatan.
Bupati Berau Muharram meminta agar langkah ini dapat didukung sepenuhnya dimulai dari aparatur sipil negara (ASN) di Lingkungan Pemkab Berau kemudian masyarakat luas.
“Kita harus menjadi teladan dan contoh dalam penerapan KTR di berbagai fasilitas publik,” jelasnya.
Dalam penerapannya, Muharram meminta agar ASN dapat menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari rokok. Terutama ruangan kerja yang sudah menggunakan AC harus terbebas dari asap rokok. Bahkan Bupati meminta ada penetapan kawasan yang benar-benar harus bebas dari rokok, seperti lingkungan sekolah dan beberapa tempat umum yang memang harus bebas dari rokok.
Diharapkan di tempat tempat tertentu untuk membuat ruangan khusus untuk tempat merokok. sehingga tercipta lingkungan kerja yang nyaman dan sehat. “Kurungan” bagi mereka yang merokok ini harus dengan ruang transparan yang dapat terlihat dari luar, sehingga mereka yang selalu berada di ruangan lama kelamaan merasa tidak nyaman dan akhirnya bisa berhenti merokok.
“Kita istilahkan ini kurungan dalam tanda petik, dan kalau boleh transparan supaya kelihatan, seperti di bandara, sehingga lama kelamaan yang merokok merasa tidak nyaman dan bisa akhirnya berhenti,” ungkapnya. (sam)