Breaking News
Home >> Kesehatan >> Konsumsi Garam Berlebih Tingkatkan Risiko Kematian Dini
ILUSTRASI
ILUSTRASI

Konsumsi Garam Berlebih Tingkatkan Risiko Kematian Dini

DAMPAK konsumsi garam berlebih dikenal sebagai penyebab lonjakan tekanan darah. Namun ternyata lebih buruk dari itu, konsumsi garam berlebih dapat meningkatkan risiko kematian dini.
Biasanya jumlah aman garam yang dikonsumsi sekira 1/2 sendok teh. Lebih dari itu berkisar (1.000 miligram) sehari, risiko kematian lebih cepat meningkat sekira 12 persen.
Persentase risiko kematian akan terus meningkat setiap 1.000 miligram garam yang ditambahkan ke makanan sehari-hari. Namun kabar baiknya jika jumlah konsumsi garam dikurangi, maka risiko kematian dini bisa berkurang 15 persen.
“Mengonsumsi natrium dalam jumlah lebih rendah dapat menurunkan tekanan darah, meminimalisir penyakit kardiovaskular, risiko kematian pun lebih rendah,” ucap Nancy Cook, ketua penelitian tersebut dari Harvard School of Public Health di Boston, Amerika Serikat.
Meski hasil penelitian telah terungkap. Namun hal itu masih terbilang terlalu umum. Pasalnya, sistem kekebalan tubuh dan kondisi kesehatan setiap orang pun berbeda.
Misalnya saja mereka yang berusia lebih dari 24 tahun. Batas aman konsumsi garam perhari adalah 1 sendok teh atau (2.300 miligram). Risiko kematian dini akan menghantui jika mengonsumsi garam lebih dari itu.
Dikutip laman Health, Senin (10/10). Hubungan antara jumlah asupan garam dan kematian bukan lagi hal baru dalam dunia kesehatan. Garam punya dampak terhadap lonjakan tekanan darah hingga penyebab penyakit jantung. (okz)