Published On: Sen, Agu 19th, 2013

Konvensi PD: Sri Mulyani Diundang, Jokowi Dicoret

JAKARTA– Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tak lepas dari radar Partai Demokrat. Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga diundang mengikuti Konvensi Calon Presiden yang digelar partai itu. Demokrat menilai Sri Mulyani memenuhi syarat untuk diusung sebagai capres 2014.

“Ada pihak luar yang mengusulkan nama Sri Mulyani,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Sutan Bhatoegana kemarin. Atas usulan itulah Demokrat mengundang Sri.

Pada Kongres Diaspora hari ini di Jakarta Convention Center, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang notabene Ketua Umum Demokrat juga memuji Sri Mulyani. Sutan berharap pujian SBY itu merupakan sinyal positif. “Mudah-mudahan Sri Mulyani bisa ikut Konvensi,” kata dia.

Anggota Komite Konvensi, Didi Irawadi Syamsuddin, mengatakan sampai saat ini Majelis Tinggi Partai Demokrat sudah mengajukan 11 nama untuk menjadi peserta Konvensi, dan anggota Komite mengusulkan 15 nama. “Malam ini nama-nama itu akan kami godok,” ujar Didi.

Setelah Komite Konvensi membahas nama-nama itu, maka mereka akan dipanggil. “Ada 11 orang yang sudah menyatakan berminat ikut Konvensi. Sisanya 15 orang masih dalam proses,” kata Didi.

Anggota Komite Konvensi, Rully Charis, mengatakan nama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang sempat diusulkan untuk diundang mengikuti Konvensi, kemungkinan batal diundang. Ini karena Jokowi sendiri telah secara tegas menolak untuk ikut Konvensi Demokrat. “Informasi bahwa Jokowi tidak dapat dicalonkan akan disampaikan kepada anggota Komite yang mengusulkannya. Akan kami diskusikan agar undangan Konvensi tidak dikirimkan kepada Beliau karena dia tidak bersedia,” kata Rully.

Demokrat akan mengumumkan secara resmi peserta konvensi calon presiden partainya pada 31 Agustus. Sementara pertengahan Agustus ini hingga 30 Agustus, akan dilakukan perkenalan dan tanya jawab antara seluruh peserta konvensi dengan komite konvensi. “Prosesinya akan terbuka untuk media. Tapi tanya-jawabnya tertutup seperti biasa,” kata Rully.

Selanjutnya, setelah tanggal 31 Agustus, komite konvensi akan menutup pendaftaran peserta. Saat itu, tak boleh lagi ada usulan nama-nama baru peserta konvensi.

Jokowi sebelumnya menegaskan kesetiaannya pada PDIP. Untuk diketahui, Konvensi Demokrat mensyaratkan kepada calon peserta dari partai lain untuk lebih dulu keluar dari partai asalnya. “Saya ini kader PDIP. Kalau maju, ya pasti dari PDIP,” Jokowi menegaskan.

Sementara nama Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal, beberapa waktu lalu disebut-sebut bakal mengikuti Konvensi. Dino dianggap memiliki jaringan luas di dunia internasional. Dino pun membenarkan dia diundang ikut Konvensi Demokrat itu. Undangan itu secara lisan bahkan disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat SBY, beberapa waktu lalu. Ketika itu, kata Dino, SBY sendiri yang meneleponnya.

“Sudah ada komunikasi dengan Pak Presiden dan (Sekretaris Majelis Tinggi Demokrat) Jero Wacik,” kata Dino di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Namun ia menolak untuk berkomentar lebih jauh mengenai hal itu. “Setelah Kongres Diaspora baru saya bisa komentar,” ujarnya. (vi)

Bagikan Berita Ini

  • Facebook
  • Twitter
  • Blogger

About the Author

korkal99 - Berita koran harian di kalimantan timur, Kutai Kartanegara, Bontang, Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara, Berau, Bulungan, politik, pemilu, pilkada, kriminal, olahraga, ekonomi

Email
Print
WP Socializer Aakash Web