Home >> Samarinda >> Korpri Dituntut Lebih Kreatif dan Inovatif

Korpri Dituntut Lebih Kreatif dan Inovatif

SAMARINDA – Kondisi bangsa Indonesia saat ini yang dimulai dengan pelemahan ekonomi hingga sampai terjadi pemotongan anggaran di daerah, bukan membuat anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dalam hal ini aparatus sipir negara (ASN) atau pegawai sipil negara (PSN) pasrah dengan kondisi ini melainkan lebih kreatif dan inovatif.
“Negara kita sudah terbiasa teruji. Teruji dengan krisis ekonomi, teruji masalah masalah masa lalu seperti inflasi tinggi, utang dan sebagainya. Kalau sekarang ada di daerah yang berkurang APBD karena ada pengurangan di APBN, kemudian ada perlemahan ekonomi, kami kira ini suatu siklus tantangan dalam suatu kehidupan bangsa dan negara yang dialami banyak pihak.
Yang penting syukuri, bekerja dengan profesional, proporsional, ikhlas, Insya Allah akan terbuka jalan solusi yang lebih baik di masa akan datang,” ucap Wakil Walikota Samarinda Nusyirwan Ismail usai menjadi inspektur upacara ziarah Taman Makam Pahlawan (TMP) Kesuma Bangsa dalam rangka memperingati hari Korpri, Selasa (29/11) kemarin.
Selain itu, tambahnya tekanan tahun ini bagaimana PNS/ASN bisa mengokohkan netralitas mengingat Pilkada serentak yang kedua, sehingga Korpri bisa proporsional dan profesional dalam peran dan fungsinya.
Menurutnya, Korpri dengan nilai nilai kejuangan, kepahlawanan, nilai kebhinekaan tunggal Ika-an maka Korpri ditutuntut pelayanan publik yang lebih baik, lebih inovatif sesuai dengan keinginan dan aspirasi masyarakat yang tidak terlepas dari profesionalisme ASN.
Masih terkait memaknai hari Korpri, menurutnya ASN/PNS tidak terlepas dari menjalankan fungsi di dalam pemerintahan dengan basis Pancasila dan UUD 1945 yang semua itu memuat nilai nilai kepahlawanan, nilai nilai luhur yang diberikan pendahulu bangsa ini, sehingga tidak bisa lepas dari Korpri.
“Sehingga tiap ulang tahun Kopri dilakukan ziarah ke makam Pahlawan di seluruh Indonesia. karena nilai nilai kepahlawanan itulah yang membuat NKRI diisi dengan pembangunan, pengembangan kedepan yang tidak terlepas dari kerja birokrasi, kerja ASN,” tandasnya. (ms315/*?)