KPAID Bina Remaja Nakal

0
20

SAMARINDA – Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAI-D) Samarinda memiliki cara tersendiri untuk mengatasi atau mengurangi kenakalan remaja di Kota Tepian. Caranya, remaja atau anak-anak yang tertangkap diberi pelatihan sebagai bentuk pembinaan.
Selasa (17/10) kemarin bertempat di Kompleks Bumi Prestasi Kencana tepatnya di Rumah Mekanik, Kecamatan Loa Janan Ilir, ada sekitar 15 anak yang mengikuti pelatihan baik pelatihan mekanik maupun pelatihan kecantikan.
“Kami berharap dari kegiatan ini anak-anak atau remaja yang tertangkap karena melakukan tindak kriminal bisa termotivasi untuk berbuat yang lebih baik, tidak hanya kenakalan remaja tapi memiliki kemampuan. Kegiatan ini merupakan pembinaan untuk mereka, assessment kebutuhan anak, pendidikan dan juga pelatihan. Kami memberikan mereka alternatif pelatihan otomotif dan salon kecantikan, sesuai minat dan bakat mereka,” kata Ketua KPAID Samarinda, Adji Suwignyo.
Program ini dilakukan selama 4 bulan. Mereka yang ikut menjalani pelatihan keterampilan sampai saatnya siap untuk magang dan ujian materi dan dinyatakan lulus. “Enam minggu teori, 6 minggu praktek dan 1 minggu evaluasi. Baru dimagangkan selama 1 bulan dan ujian materi 1 hari baru bisa dinyatakan lulus dan berhak mendapat sertifikat,” jelasnya.
Program yang dilakukan saat ini merupakan angkatan keempat. Adji menyatakan serius dalam menangani permasalah yang menyangkut generasi muda penerus bangsa. “KPAI sangat serius mengatasi masalah kenakalan remaja ini. Harus diakui mereka yang melakukan kenakalan remaja merupakan anak yang bermasalah sosial mulai dari anak jalanan sampai anak yang nge-lem, narkoba dan yang anak berhadapan dengan hukum. Mereka tak boleh dibiarkan, harus dibina dan diberi jalan keluar yang positif agar tidak terus menerus melakukan tindakan yang melanggar peraturan,” ucap Adji. (net)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here